Kompas.com - 13/03/2013, 14:56 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II mewacanakan untuk memindahkan terminal haji dari semula di bandara Soekarno Hatta Cengkareng ke bandara Halim Perdana Kusuma di Jakarta Timur. Pemindahan ini terkait rencana pengembangan Terminal 3 bandara Soekarno Hatta yang dimulai Maret 2013 ini.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko mengatakan, pihaknya masih mengkaji apakah memungkinkan dipindah ke bandara Halim Perdana Kusuma atau tetap melakukannya di bandara Soekarno Hatta, hanya dipindah tempatnya.

"Ini masih kita pelajari. Tapi terminal haji yang ada sekarang (di Soetta) itu harus dibongkar. Jadi musim haji ini sudah tidak bisa menggunakan lagi terminal haji di Soetta karena sudah dibongkar. Sebab di sini akan dibangun apron. Nanti dipikirkan apakah dipindah ke Halim atau bagian di terminal Soetta yang lain," kata Tri saat ditemui di kantornya, Cengkareng, Rabu (13/3/2013).

Tri mengatakan, bila terminal haji tetap menggunakan salah satu terminal di bandara Soekarno Hatta, maka pihaknya akan menggunakan terminal 1 C. Namun kemungkinan besar, pemerintah akan menggunakan bandara Halim Perdana Kusuma sebagai terminal pemberangkatan haji disebabkan karena bandara ini dekat dengan asrama haji di Pondok Gede.

"Jadi nanti masalah imigrasi dan bea cukai diselesaikan di asrama. Jadi nanti pas di bandara Halim, jamaah haji langsung bisa naik pesawat," tambahnya.

Wacana untuk memindahkan tempat keberangkatan jamaah haji ini, lanjut Tri, ingin meniru bandara internasional lainnya di seluruh dunia ataupun bandara internasional lainnya di seluruh Indonesia yang langsung mendekatkan terminal haji dengan lokasi asrama haji setempat.

Jika jadi diputuskan dipindah ke bandara Halim, maka PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara tersebut akan melakukan sejumlah renovasi dan penyempurnaan untuk melancarkan proses keberangkatan haji tersebut. "Namun terkait kapan keputusannya, kita akan duduk sama-sama dengan Dirjen dulu. Tentunya akan lama lagi. Tentunya Keputusan Menteri 32/2003 tentang Pengoperasian Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdana Kusuma juga harus dicabut," katanya.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura II menyatakan, akan mengalokasikan dana Rp 100 miliar untuk pengembangan terminal haji di Halim Perdana Kusumah.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan penyelenggaraan haji baru bisa dilakukan di Bandara Halim setelah tahun ini. "Untuk tahun ini belum bisa, terlalu riskan dipaksakan karena persiapannya belum rampung, termasuk aturan KM 32 ( Keputusan Menteri No. 32/2003 tentang Pengoperasian Ban­dara Soe­kar­no-Hatta dan Bandara Halim Perda­na Kusuma -red)," ujar Bambang.

Bambang mengatakan, begitu KM 32 rampung di revisi, selain haji, maka aktivitas maskapai lain juga bisa direlokasi. Dalam KM 32 tersebut hanya ada tiga jenis penerbangan yang bisa beroperasi di Halim, yaitu penerbangan dengan pesawat yang berkapasitas di bawah 100 kursi. Kedua, penerbangan yang hanya berdurasi satu jam, dan ketiga yaitu penerbangan khusus seperti acara kenegaraan.

Awalnya, PT Angkasa Pura II menargetkan sekitar September 2013, terminal haji di Halim sudah bisa dioperasikan untuk menjadi embarkasi haji. Setiap tahunnya, jemaah haji yang melalui Bandara Soekarno Hatta mencapai 55.000 orang dari total sekitar 220.000 jemaah haji yang melakukan ibadah setiap tahunnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tukar Uang Baru 2022 Bisa Rp 200.000 per Paket, Maksimal Rp 1 Juta

Tukar Uang Baru 2022 Bisa Rp 200.000 per Paket, Maksimal Rp 1 Juta

Spend Smart
HIMKI Targetkan Raih Transaksi Rp 150 Juta Dollar AS Lewat Pameran IFEX

HIMKI Targetkan Raih Transaksi Rp 150 Juta Dollar AS Lewat Pameran IFEX

Whats New
Rupa-rupa uang yang Digunakan di Era Majapahit

Rupa-rupa uang yang Digunakan di Era Majapahit

Whats New
Lotus Archi Luncurkan Emas Edisi HUT ke-77 RI

Lotus Archi Luncurkan Emas Edisi HUT ke-77 RI

Rilis
Sandiaga Uno Minta Pelaku Ekraf Gencarkan Penyelenggaraan 'Event' untuk Dorong Ekonomi

Sandiaga Uno Minta Pelaku Ekraf Gencarkan Penyelenggaraan "Event" untuk Dorong Ekonomi

Whats New
Festival Rupiah FERBI 2022 Digelar di GBK, Warga Bisa Tukar Uang Baru dan Beli Uang Bersambung

Festival Rupiah FERBI 2022 Digelar di GBK, Warga Bisa Tukar Uang Baru dan Beli Uang Bersambung

Whats New
PGN Fokus Tingkatkan Utilisasi Gas Bumi dan Jaga Ketahanan Energi

PGN Fokus Tingkatkan Utilisasi Gas Bumi dan Jaga Ketahanan Energi

Whats New
Saksiskan Penandatangan PKB BTN, Menaker: Utamakan 'Win-win Solution'

Saksiskan Penandatangan PKB BTN, Menaker: Utamakan "Win-win Solution"

Rilis
Ingin Berkunjung ke Pameran Mebel dan Kerajinan IFEX 2022, Ini Cara Daftarnya

Ingin Berkunjung ke Pameran Mebel dan Kerajinan IFEX 2022, Ini Cara Daftarnya

Whats New
Digugat Rp 11 Triliun, Blue Bird Bantah Elliana Wibowo sebagai Pemegang Saham dan Pendiri Perusahaan

Digugat Rp 11 Triliun, Blue Bird Bantah Elliana Wibowo sebagai Pemegang Saham dan Pendiri Perusahaan

Whats New
Papua Ekspor 2.533 Kg Ikan Tuna ke Jepang

Papua Ekspor 2.533 Kg Ikan Tuna ke Jepang

Rilis
Dibuka Menguat, IHSG Parkir di Zona Hijau

Dibuka Menguat, IHSG Parkir di Zona Hijau

Whats New
Simak Tips Belanja 'Online' Anti Kalap ala 'Influencer', Baca 'Review' hingga Pilih Rating Bintang 4,5 ke Atas

Simak Tips Belanja "Online" Anti Kalap ala "Influencer", Baca "Review" hingga Pilih Rating Bintang 4,5 ke Atas

Spend Smart
Kisah Pedagang Pasar 'Nekat' Jualan Sayur 'Online', Sisca: Dulu Orderan Sebulan hanya 3, Kini Omzet Rp 3 Juta Per Hari

Kisah Pedagang Pasar "Nekat" Jualan Sayur "Online", Sisca: Dulu Orderan Sebulan hanya 3, Kini Omzet Rp 3 Juta Per Hari

Work Smart
Hingga Agustus 2022, Ditemukan 7 Sumur Cadangan Migas Baru

Hingga Agustus 2022, Ditemukan 7 Sumur Cadangan Migas Baru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.