Kompas.com - 03/04/2013, 16:13 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Suswono mengatakan kenaikan harga bawang merah dan bawang putih tidak hanya disebabkan karena pasokan di pasar kurang. Namun hal tersebut disebabkan karena lahan untuk menanam bawang semakin berkurang.

Selama ini, Kementerian Pertanian hanya memaksimalkan produksi komoditas khususnya bawang untuk mencukupi kebutuhan konsumen di dalam negeri. Optimalisasi produksi bawang itu dilakukan dengan cara menambah area sawah sebesar 1.000-2.000 hektar.

"Dulu sebenarnya kita memilki area sawah sampai 20.000 hektar. Tapi karena dulu tahun 1998 era perdagangan bebas dan liberalisasi, maka semuanya dijual dan sebagian lahan dialihfungsikan ke yang lain," kata Suswono saat ditemui di Komisi XI DPR Jakarta, Rabu (3/4/2013).

Di sisi lain, kebijakan impor bawang putih yang semakin besar ternyata menekan harga bawang putih yang ada di dalam negeri. Sebab, harga harga bawang putih impor tersebut cukup murah sehingga harga bawang putih di dalam negeri tertekan.

"Sehingga sentra-sentra bawang putih kini semakin menurun. Ini yang sedang kita kembalikan, walaupun sebetulnya kualitas bawang putih lokal jauh lebih baik daripada kualitas bawang putih impor," tambahnya.

"Kita harus maklumi petani-petani kita, petani gurem. Produksinya dalam skala kecil. Sementara impor ini dari petani-petani raksasa, sehingga lebih efisien," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.