PNM-Askrindo Luncurkan Asuransi Kredit Mikro

Kompas.com - 06/04/2013, 03:22 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Dua badan usaha milik negara di bidang pembiayaan bersinergi meluncurkan asuransi kredit mikro. PT Permodalan Nasional Madani bekerja sama dengan PT Asuransi Kredit Indonesia menerbitkan asuransi pembiayaan mikro bagi nasabah PNM.

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Parman Nataatmadja mengatakan, asuransi pembiayaan mikro pada tahap awal ditujukan kepada nasabah di 100 unit baru Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) milik PNM.

Sejak awal tahun ini, PNM memperluas jaringan dengan membuka 100 kantor ULaMM baru di seluruh Indonesia. ”Saat ini jumlah kantor ULaMM mencapai 577 unit. Jumlah itu sangat besar sehingga tak mungkin hanya dilayani oleh satu perusahaan penjaminan kredit. Karena itu, kami perlu menggandeng Askrindo (Asuransi Kredit Indonesia),” kata Parman, Jumat (5/4).

Penandatanganan kerja sama dilakukan di Jakarta, sehari sebelumnya.

Menurut dia, kerja sama ini melingkupi pertanggungan atas risiko pembiayaan macet bagi debitor ULaMM yang menyebabkan tidak dapat terpenuhinya kewajiban perikatannya sebagaimana dalam perjanjian.

Kerja sama ini juga melingkupi pertanggungan atas terjadinya risiko kegagalan pembayaran kewajiban keuangan dari debitor ULaMM karena alasan kemacetan pembiayaan. Jangka waktu perjanjian berlaku selama tiga tahun. ULaMM telah memberikan pendapatan Rp 785,08 miliar atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 558,39 miliar.

Direktur Utama Askrindo Antonius Napitupulu mengatakan, bisnis mikro terus tumbuh bagus dan sangat potensial. ”Selama ada ekonomi kerakyatan, yakni pengembangan UMKM, kerja sama ini akan terus berlangsung,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, kerja sama PNM dengan Askrindo juga dilakukan untuk produk pembiayaan mikro, yakni Madani Mikro Angsuran Harian. (ARN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan CIMB Niaga

Whats New
Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Kekhawatiran Omicron Mereda, IHSG dan Rupiah Awal Sesi Kompak Menguat

Whats New
KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

Whats New
Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Whats New
Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Whats New
Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

BrandzView
Biden Tak Akan 'Lockdown', Wall Street Menghijau

Biden Tak Akan "Lockdown", Wall Street Menghijau

Whats New
Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Whats New
Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Whats New
[POPULER MONEY] Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok | Alasan Pemerintah Tak Berlakukan 'Lockdown'

[POPULER MONEY] Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok | Alasan Pemerintah Tak Berlakukan "Lockdown"

Whats New
Airbus A-400M Atlas atau Hercules C-130 J

Airbus A-400M Atlas atau Hercules C-130 J

Whats New
Luhut Minta Nadiem Masukan Kurikulum Cinta Produk dalam Negeri

Luhut Minta Nadiem Masukan Kurikulum Cinta Produk dalam Negeri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.