Kompas.com - 01/05/2013, 10:38 WIB
EditorErlangga Djumena

NEW YORK, KOMPAS.com — Kesenjangan gaji antara pekerja dan petinggi perusahaan tidak hanya terjadi di negara berkembang, tetapi juga di negara berekonomi terbesar di dunia, Amerika Serikat (AS). Banyak perusahaan besar yang gaji CEO-nya berselisih jauh dengan gaji rata-rata karyawannya. Selisih jauh itu tidak hanya sepuluh atau seratus kali, tetapi hingga 1.000 kali lebih!

Sejak tiga tahun lalu, Kongres AS memerintahkan regulator bursa AS, Securities and Exchange Comission (SEC), untuk mewajibkan perusahaan terbuka mengungkapkan rasio gaji atau kompensasi CEO dibandingkan nilai tengah rata-rata karyawannya. Namun, sampai kini, SEC belum membuat aturan apa pun untuk mengatur hal ini.

Karena itu, sebagian besar perusahaan tak membuka rata-rata nilai tengah (median) gaji karyawannya. Walau begitu, data di bawah ini diperoleh Bloomberg dengan menghitung rasio berdasarkan rata-rata gaji dan tunjangan karyawan perusahaan AS untuk industri tertentu. Sementara perusahaan yang dikalkulasi adalah 250 emiten yang terdaftar dalam indeks Standard & Poor's 500.

Kontan mengambil delapan teratas dari daftar itu yang memiliki rasio gaji CEO 1.000 kali lebih gaji rata-rata karyawan.

CEO, Perusahaan, Industri

Rasio gaji

Gaji dan tunjangan CEO (US$)

Gaji dan tunjangan rata-rata karyawan (US$)

Keterangan tahun

Ronald Johnson

JC PENNEY CO.

Gerai merchandise umum

1.795

53,3 juta

29.688

2012

Michael Jeffries

ABERCROMBIE & FITCH CO.

Gerai pakaian dan aksesori

1.640

48,1 juta

29.310

2011

David Simon

SIMON PROPERTY GROUP INC.

Investasi

1.594

137,2 juta

86.033

2011

Lawrence Ellison

ORACLE CORP.

Industri penerbitan dan software

1.287

96,2 juta

74.693

2012

Howard Schultz

STARBUCKS CORP.

Gerai kafe

1.135

28,9 juta

25.463

2012

Leslie Moonves

CBS CORP.

Penyiaran,kecuali internet

1.111

69,9 juta

62.930

2011

Ralph Lauren

RALPH LAUREN CORP.

Pakaian

1.083

36,3 juta

33.550

2012

Mark Parker

NIKE INC.

Pakaian

1.050

35,2 juta

33.550

2012

 (Rika Theo/Kontan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mirza Adityaswara Mengundurkan Diri dari Komisaris Utama Mandiri Sekuritas

Mirza Adityaswara Mengundurkan Diri dari Komisaris Utama Mandiri Sekuritas

Whats New
2023 Bebas Tenaga Honorer, Tjahjo: Alternatifnya Ikut Tes CPNS dan PPPK

2023 Bebas Tenaga Honorer, Tjahjo: Alternatifnya Ikut Tes CPNS dan PPPK

Whats New
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Percepat Normalisasi Kebijakan GWM Rupiah

Jaga Stabilitas Rupiah, BI Percepat Normalisasi Kebijakan GWM Rupiah

Whats New
IHSG Berakhir di Zona Hijau, Saham BBRI dan BBNI Laris Diborong Asing

IHSG Berakhir di Zona Hijau, Saham BBRI dan BBNI Laris Diborong Asing

Whats New
Awas, Modus Penipuan Tawarkan Upgrade Jadi Nasabah BCA Prioritas

Awas, Modus Penipuan Tawarkan Upgrade Jadi Nasabah BCA Prioritas

BrandzView
Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Ini Kendala-kendala UKM Saat Belanja Bahan Baku dari Luar Negeri

Whats New
Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Beberapa Upaya Ini Bisa Dorong Penerapan EBT untuk Mencapai Net Zero Emission

Whats New
Penunjukan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Penunjukan Luhut untuk Bantu Masalah Distribusi Minyak Goreng Dinilai Tak Tepat

Whats New
Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Kini Bank Muamalat Punya Gerai Reksa Dana Syariah Online

Whats New
Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Gerakan Boikot Dunkin' Donuts Berlanjut, Tuntut 35 Karyawan Dipekerjakan Kembali

Whats New
PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

PKT Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Perairan Bontang

Whats New
5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

5 Faktor Penyebab Target Penjualan Gagal Tercapai

Smartpreneur
Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Inflasi RI Masih Terjaga, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Whats New
Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Pengguna Livin' by Mandiri Ditargetkan Tembus 16 Juta pada Akhir 2022

Whats New
Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Menuju Equilibrium Pemasaran Tradisional dan Digital Saat Pandemi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.