Kompas.com - 06/05/2013, 08:03 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Proses mediasi antara seniman Butet Kartaradjasa melawan PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) selama 40 hari tidak menemukan solusi yang memuaskan kedua belah pihak.

Kuasa hukum BRIS, Affandi, mengatakan, kedua belah pihak tidak menemukan kata sepakat untuk menyelesaikan sengketa gadai emas di luar meja persidangan. "Mediasi gagal," katanya, Minggu (5/5/2013).

Affandi menjelaskan, BRIS tetap pada sikapnya, yakni transaksi gadai emas di BRIS telah sesuai dengan perjanjian dan tidak cacat hukum.

Kuasa hukum Butet, Indra Prabawa, juga tetap kukuh dengan pendapatnya sehingga proses mediasi yang difasilitasi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menemui jalan buntu. Alhasil, penyelesaian kasus ini akan dilanjutkan di persidangan. "Waktu sidangnya kami belum tahu, nanti akan diinformasikan," katanya.

Meski masa mediasi telah berakhir, Indra mengungkapkan, kemungkinan penyelesaian sengketa di luar persidangan masih tetap terbuka. "Intinya kami tetap meminta supaya kerugian yang terjadi dibayar bersama bunganya itu saja," tandasnya kemarin.

Sebelumnya, Butet memutuskan untuk menggugat BRIS ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena menganggap tidak ada penyelesaian. Ternyata, tidak hanya Butet yang menggugat BRI Syariah.

Ada enam nasabah lainnya yang juga melakukan langkah serupa. Mereka adalah Widodo (penggugat II), TL Hardianto (III), Indah Sulistyowati (IV), Elsie Hartini (V), Robert Sugiarto (VI), dan Selly Kusuma (VII). Mereka adalah nasabah BRI Syariah wilayah DIY dan Jawa Tengah. Dalam gugatannya, selain menggugat BRI Syariah sebagai tergugat, Butet cs juga menyertakan Bank Indonesia selaku pihak turut tergugat.

Sekadar mengingatkan, Butet cs menuntut agar pengadilan menyatakan perjanjian qardh dan ijarah adalah cacat hukum dan dapat dibatalkan. Mereka juga ingin menuntut BRI Syariah membayar ganti rugi kepada Butet sebesar Rp 1,5 miliar dan enam nasabah lainnya sebesar Rp 11,2 miliar. (Yudho Winarto/Kontan)

Baca juga:
BRI Syariah: Gadai Emas Sudah Sesuai Ketentuan BI
Butet Akhirnya Adukan Kasus Gadai Emasnya
Gadai Emas BRI Syariah Menuai Masalah

Simak artikel terkait di Topik Gadai Emas Menuai Masalah

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan Video Lainnya >

    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Soal E-Commerce Jadi Pemungut Pajak UMKM, Ditjen Pajak: Kami Masih Pertimbangkan

    Soal E-Commerce Jadi Pemungut Pajak UMKM, Ditjen Pajak: Kami Masih Pertimbangkan

    Whats New
    Minat Investor Tinggi, Pembangunan IKN Nusantara Dikebut

    Minat Investor Tinggi, Pembangunan IKN Nusantara Dikebut

    Whats New
    Mengenal Stablecoin USDC, Aset Kripto Aman untuk Simpan Dana Darurat

    Mengenal Stablecoin USDC, Aset Kripto Aman untuk Simpan Dana Darurat

    BrandzView
    Gelombang PHK dan Resiliensi Ekonomi Indonesia

    Gelombang PHK dan Resiliensi Ekonomi Indonesia

    Whats New
    Daftar UMP 2023 di Jawa dari yang Tertinggi hingga Terendah

    Daftar UMP 2023 di Jawa dari yang Tertinggi hingga Terendah

    Work Smart
    Harga Minyak Dunia Sempat Sentuh Level Terendah dalam 11 Bulan

    Harga Minyak Dunia Sempat Sentuh Level Terendah dalam 11 Bulan

    Whats New
    Pertumbuhan Investor Tinggi, tetapi Banyak yang Masih Belum Paham...

    Pertumbuhan Investor Tinggi, tetapi Banyak yang Masih Belum Paham...

    Whats New
    Lewat RJIT, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani Seram Barat

    Lewat RJIT, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani Seram Barat

    Rilis
    Mampukah IHSG Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

    Mampukah IHSG Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

    Whats New
    Data Ekonomi RI Positif, BI Diminta Tak Terapkan Kebijakan Moneter Restriktif

    Data Ekonomi RI Positif, BI Diminta Tak Terapkan Kebijakan Moneter Restriktif

    Whats New
    [POPULER MONEY] Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto | UMP DKI Jakarta 2023 Naik Jadi Rp 4,9 Juta

    [POPULER MONEY] Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto | UMP DKI Jakarta 2023 Naik Jadi Rp 4,9 Juta

    Whats New
    Pelaku Usaha Industri Tembakau hingga Vape Pastikan Tidak Jual Rokok Kepada Anak Usia 18 Tahun ke Bawah

    Pelaku Usaha Industri Tembakau hingga Vape Pastikan Tidak Jual Rokok Kepada Anak Usia 18 Tahun ke Bawah

    Whats New
    Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto

    Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto

    Whats New
    Utang Pemerintah Tembus Rp 7.496 Triliun, Kemenkeu Bilang Masih Aman

    Utang Pemerintah Tembus Rp 7.496 Triliun, Kemenkeu Bilang Masih Aman

    Whats New
    Bagaimana Peran Industri Telekomunikasi Mendukung Potensi Startup di Indonesia?

    Bagaimana Peran Industri Telekomunikasi Mendukung Potensi Startup di Indonesia?

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.