Kompas.com - 17/05/2013, 15:18 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia (BI) mencatat devisa hasil ekspor yang masuk ke Indonesia pada triwulan I-2013 sebesar 32 miliar dollar AS atau sekitar Rp 300 triliun. Sebagian besar dimasukkan ke bank-bank badan usaha milik pemerintah (BUMN).

Direktur Kepala Grup Neraca Pembayaran Departemen Statistik Ekonomi dan Moneter BI Doddy Zulverdi mengungkapkan pada triwulan I-2013 ini, DHE yang masuk tersebut mengalami kenaikan 84 persen. "Kuartal satu ini membaik walaupun tipis," kata Doddy, Jumat (17/5/2013).

Saat ini, BI sedang mendorong Devisa Hasil Ekspor (DHE) untuk masuk ke perbankan Indonesia. Hal tersebut sudah dikuatkan melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 14/25/PBI/2012 tentang Penerimaan Devisa Hasil Ekspor dan Penarikan Devisa Utang Luar Negeri.

Upaya ini dinilai cukup berhasil karena sedikit demi sedikit DHE yang tercatat mengalami kenaikan. "DHE semakin membaik," lanjut Doddy.

BI memulai dari pencatatan dua tahun lalu. Pada 2011, BI mendata porsi DHE yang masuk hanya 80 persen dari total yang dihasilkan eksportir. Kemudian, jumlah tersebut perlahan naik di kuartal pertama 2012 menjadi 80,6 persen.

Lalu di kuartal kedua tahun 2012 menjadi 82,2 persen. Ini terus meningkat ke 84 persen pada kuartal ketiga tahun kemarin. Sayangnya, di kuartal terakhir, porsi DHE yang masuk tersebut mengalami penurunan jadi 83 persen. (Annisa Aninditya Wibawa/ Kontan)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X