Kadin: Kepala Daerah Harus Peka Potensi Ekonomi

Kompas.com - 22/05/2013, 18:52 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meminta para kepala daerah lebih peka terhadap potensi perekonomian di daerahnya. Selama ini, banyak kepala daerah yang tidak mengetahui potensi daerahnya, sehingga pembangunan ekonomi tidak memiliki arah.

Ketua Komisi Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Intan Fitriana Fauzi menjelaskan salah satuyang bisa dilakukanpara kepala daerah adalah mendorong pengembangan sektor usaha kecil dan menengah (UKM).

"Aktivitas UKM itu basisnya ada di daerah, pusat hanya memberikan kebijakan dan regulasi yang mendukung. Sedangkan yang mendorong dan yang turun langsung adalah pemerintah daerah,” ujar dia dalam siaran pers Rabu (22/5/2013).

Dia menjelaskan, pemerintah daerah dapat mengembangkan UKM melalui sejumlah cara, di antaranya, membuat peraturan daerah untuk memberdayakan UKM sebagai usaha yang tangguh dan mandiri, membuat kebijakan pendanaan dalam rangka membantu UKM untuk tumbuh lebih pesat, serta memberikan akses kepada pelaku UKM untuk memasarkan produk usahanya.

“Kendala UKM selain permodalan, juga kualitas produksi. Karena itu pelaku UKM perlu lebih dibina melalui pelatihan aktif agar lebih berkembang,” kata dia.

Dijelaskannya, pengembangan UKM akan kompetitif jika ditopang infrastruktur yang menunjang. Jika tidak, pelaku UKM yang umumnya berada di lokasi yang jauh dari pusat kota akan menghadapi kesulitan pemasaran hasil produksi.

“Potensi daerah untuk mengembangkan perekonomian sangat penting untuk itu perlu peran signifikan kepala daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X