Kompas.com - 23/05/2013, 09:08 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai tukar rupiah masih terus didera pelemahan akibat tekanan pelemahan yen dan penguatan ekonomi Amerika Serikat. Pada perdagangan Kamis (23/5/2013), rupiah diperkirakan bergerak di level Rp 9.770-9.775 per dollar AS.

Nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan dan ditutup di level Rp 9.770 per dollar AS. Hal itu terjadi di tengah tekanan pelemahan mata uang yen yang kembali menembus 103,16 per dollar AS. Adapun di bursa Indonesia, IHSG menguat kembali ke level di 5.208 (0,37 persen). Pasar AS melemah, Indeks Dow Jones turun 0,52 persen menjadi 15.307,2 dan imbal hasil Treasury bond 10 tahun kembali naik menembus 2,039 persen (0,113).

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, memperkirakan pasar Asia akan terkoreksi hari ini, merespons kemungkinan The Fed mengurangi stimulusnya. Hal itu diungkapkan Gubernur The Fed, Ben Bernanke, semalam waktu Indonesia. "Untuk rupiah relatif akan terjaga di Rp 9.770-9.775 per dollar AS pada perdagangan hari ini," kata Lana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X