Kompas.com - 24/05/2013, 09:08 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Penumpang Garuda GA 232 mengalami antrean panjang di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Penyebabnya, sistem check in rusak yang berdampak penerbangan menuju Semarang itu delay.

Menurut mantan anggota DPR Alvin Lie, penumpang yang mengantre di meja check in cukup panjang. Mereka dilayani secara manual. Penulisan tempat duduk di boarding pass ditulis tangan oleh petugas.

Penumpang yang harusnya take off sejak pukul 07.55 WIB, Jumat (24/5/2013), masih mengantre di meja check in dan di ruang tunggu keberangkatan.

Hal ini membuat suasana di area check in Terminal 2F semrawut. Wajah penumpang terlihat kesal karena perjalanan tidak sesuai dengan rencana.

Kekesalan penumpang belum selesai sampai di situ. Masalah pembagian kursi yang manual ini berdampak hingga ke dalam pesawat.

Saat penumpang diperbolehkan masuk pesawat, mereka tidak langsung duduk di kursi. Sebab, terjadi dobel tempat duduk di boarding pass. Kursi di deret 15 A, B, dan C masing-masing dimiliki dua orang. Hal ini membuat cabin crew kepusingan mengaturnya.

"Kasihan cabin crew, stres berat nih," kata Alvin Lie saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/5/2013).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga pukul 08.45 WIB, pesawat belum juga tinggal landas. Penumpang masih berdiri menunggu pengaturan kursi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.