Kompas.com - 24/05/2013, 21:17 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ingin mendapatkan cabang penuh berkualifikasi atau Qualified Full Branch (QFB) di Singapura. "Kalau itu tidak bisa, kita minta yang setara dengan itu," sebut Direktur Utama Mandiri, Budi Gunadi Sadikin, Jumat, (24/5).

Saat ini, Mandiri baru memiliki satu cabang di Singapura. Itu pun memiliki layanan terbatas, yaitu hanya boleh melayani nasabah korporasi saja. Maka dari itu, dengan kualifikasi lebih, Mandiri ingin menyasar nasabah ritel.

Budi menyebut, Mandiri ingin diperlakukan sama dengan bank milik Malaysia, China, dan India yang bisa beroperasi penuh di sana. Untuk permodalan masuknya pun, ia ingin diperlakukan setara. Pasalnya, syarat buka cabang bagi Indonesia di sana terbilang mahal.

Selain itu, ia ingin dapat membuka cabang dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang lokasinya ditentukan sendiri. Kemudian, ia juga ingin Mandiri bisa bergabung dengan jaringan ATM lokal di sana, serta mendapatkan izin untuk perusahaan sekuritas dan aset manajemen untuk dapat beroperasi.

Bahkan, Budi menyampaikan bahwa bila perlu 3 bank yakni Mandiri, PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) boleh membuka 15 cabang dan 50 ATM di sana. Secara legal entitas ia menyadari ini tentunya akan sulit dijalankan bersama-sama.

"Tapi Indonesia kan negara besar. Sudah saatnya bisa berdiri dengan negara-negara lain, baik di Asia dan dunia," ujar Budi. (Annisa Aninditya Wibawa/Kontan)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.