Kompas.com - 28/05/2013, 12:04 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Energi Mega Persada Tbk mengumumkan bahwa anak perusahaannya, PT EMP Energi Indonesia, menjual 10 persen kepemilikannya di Blok Masela PSC kepada INPEX Masela Ltd dan Shell Upstream Overseas Services Ltd.

Direktur Keuangan Energi Mega Persada, Didit Ratam, menyatakan, dana yang diperoleh dari penjualan sebagian kepemilikan di Blok Masela PSC akan digunakan untuk melunasi sebagian fasilitas pinjamannya sehingga akan menurunkan jumlah beban keuangannya. Selain itu, dana juga akan dipakai untuk membiayai keperluan modal kerja dan belanja modal guna meningkatkan produksinya.

"Seperti yang telah di sampaikan sebelumnya, blok Masela PSC yang berlokasi di lautan Arafura, Indonesia, diestimasikan memiliki cadangan terbukti dan terukur sebesar 18,47 triliun kaki kubik gas, seperti yang telah disertifikasi oleh DeGolyer & MacNaughton Consultant (Texas, USA)," tulis Didit Ratam dalam siaran pers Selasa (21/5/2013).

Dari laporan keuangan perseroan, per 31 Desember 2012, total kewajiban Energi Mega mencapai 1,38 miliar dollar AS atau sekitar Rp 13,5 triliun. Dari jumlah itu, sebesar 246,59 juta dollar AS akan jatuh tempo pada tahun ini. Padahal, kas dan setara kas perusahaan ini hanya sebesar 35 juta dollar AS.

Energi Mega merupakan perusahaan yang bergerak di bidang hulu minyak dan gas, yang memproduksikan 48.500 barrel minyak ekuivalen per hari sepanjang kuartal pertama tahun 2013. Setelah penyelesaian transaksi tersebut, perseroan menargetkan bisa mengoperasikan cadangan terbukti, terukur, dan terkira sekitar 386 juta barrel minyak ekuivalen dari 11 blok-blok minyak, gas, dan gas metana batu bara dalam portofolionya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mau Ajukan Kredit? Pahami Dulu Kondisi Keuangan Anda

Mau Ajukan Kredit? Pahami Dulu Kondisi Keuangan Anda

Whats New
Ini yang Dilakukan Tokopedia untuk Dorong UMKM lewat Pemanfaatan Teknologi

Ini yang Dilakukan Tokopedia untuk Dorong UMKM lewat Pemanfaatan Teknologi

Whats New
Cerita Komang Kirtania, Lestarikan Wayang Kamasan hingga Raup Omzet Rp 20 Juta

Cerita Komang Kirtania, Lestarikan Wayang Kamasan hingga Raup Omzet Rp 20 Juta

Smartpreneur
Amankan Pasokan Dalam Negeri, Ekspor CPO di Atas 680 Dollar AS Per Ton Kena Bea Keluar

Amankan Pasokan Dalam Negeri, Ekspor CPO di Atas 680 Dollar AS Per Ton Kena Bea Keluar

Whats New
Kemendag Kirimkan 1,3 Juta Liter Migor Minyakita ke Wilayah Timur Indonesia

Kemendag Kirimkan 1,3 Juta Liter Migor Minyakita ke Wilayah Timur Indonesia

Whats New
Menko Airlangga: Dana PEN Berakhir Tahun Ini

Menko Airlangga: Dana PEN Berakhir Tahun Ini

Whats New
RMK Energy Catatkan Laba Bersih Rp 141,8 Miliar pada Semester I-2022

RMK Energy Catatkan Laba Bersih Rp 141,8 Miliar pada Semester I-2022

Rilis
Jadi Rekam Jejak Penanganan Covid-19, Buku Vaksinasi Covid-19 Diluncurkan

Jadi Rekam Jejak Penanganan Covid-19, Buku Vaksinasi Covid-19 Diluncurkan

Whats New
Sosialisasi Cara Hitung TKDN, Kejaksaan RI Gandeng BUMN Inspeksi

Sosialisasi Cara Hitung TKDN, Kejaksaan RI Gandeng BUMN Inspeksi

Whats New
Kejar Produktivitas, Kementan Upayakan Distribusi Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran

Kejar Produktivitas, Kementan Upayakan Distribusi Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran

Rilis
Kurs Rupiah Ditutup Menguat, 1 Dollar AS Setara Rp 14.765

Kurs Rupiah Ditutup Menguat, 1 Dollar AS Setara Rp 14.765

Whats New
Nielsen: Belanja Iklan Naik 7 Persen di Semester I-2022, TV Masih Mendominasi

Nielsen: Belanja Iklan Naik 7 Persen di Semester I-2022, TV Masih Mendominasi

Whats New
Naik 63 Persen, Laba Bersih Citi Indonesia Capai Rp 750 Miliar

Naik 63 Persen, Laba Bersih Citi Indonesia Capai Rp 750 Miliar

Whats New
Harga Mi Instan Bakal Naik, Simak Harganya di Tokopedia, Shopee, dan Blibli

Harga Mi Instan Bakal Naik, Simak Harganya di Tokopedia, Shopee, dan Blibli

Whats New
Cetak Kinerja Bisnis Cemerlang, Elnusa Petrofin Raih Sales Team Awards 2022

Cetak Kinerja Bisnis Cemerlang, Elnusa Petrofin Raih Sales Team Awards 2022

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.