Kompas.com - 28/05/2013, 15:26 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

Presiden Direktur Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja bahkan sudah tahu kapan bunga kredit akan naik.

"Enggak usah sampai BI rate naik pun, pinjaman akan naik. Sekitar Juli hingga September akan terjadi kenaikan tersebut. Ini karena prediksi inflasi yang terkerek dan biaya dana bank juga harus naik," jelas Jahja.

Oleh sebab itu, ia menyarankan bagi nasabah yang ingin tak mau beban pinjamannya tinggi, segera mengajukan kredit. "Sekarang ini lah saatnya," saran Jahja.

Memang. Belum juga BI rate naik, sudah ada beberapa bank yang menaikkan suku bunga kredit. Bank Indonesia menilai, kenaikan suku bunga kredit tersebut terkait pengetatan likuiditas.

"Ada beberapa bank yang kondisi likuiditasnya terbatas, sehingga menaikkan suku bunganya. Kita tidak melihat adanya satu kondisi gejala yang umum," jelas Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Jumat, (24/5).

Meski begitu, Perry melihat bahwa bisa saja bank-bank tersebut merespons bila nanti terjadi kenaikan inflasi.

Gubernur BI Agus Martowardojo, dalam rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membahas asumsi makro ekonomi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan 2013, Senin (27/6) menjelaskan, tingginya angka inflasi hitungan BI berpijak dari beberapa hal.

Untuk itu, BI akan memantau dampak lanjutan atau second round effect atas kebijakan kenaikan  ini. Tanpa menyebut kebijakan moneter yang akan diambil korpsnya, Agus bilang, BI siap merespon efek kenaikan BBM dengan bauran kebijakan seperti nilai tukar, likuiditas atau makro prudensial.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury  menambahkan, kenaikan harga BBM 40% akan memaksa BI rate naik 25 bps–50 bps. "Biaya dana akan naik setara kenaikan BI rate. Kenaikan bunga kredit mengikuti di kisaran yang sama,” ujarnya. Siap ambil kredit dengan bunga yang lebih tinggi? (Dyah Megasari, Roy Franedya, Nina Dwiantika, Petrus Dabu/ Kontan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.