Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelayanan Perbankan, Pembiayaan, dan Asuransi Dinilai Unggul

Kompas.com - 29/05/2013, 16:28 WIB
Dwi Bayu Radius

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Perbankan, pembiayaan, dan asuransi dinilai sebagai industri di Indonesia yang memiliki pelayanan prima. Perusahaan-perusahaan yang bergerak pada berbagai bidang itu, memiliki sumber daya manusia (SDM) cakap dengan proses kerja amat teratur.

Chief Executive Officer (CEO) Carre-Center for Customer Satisfaction and Loyalti (CCSL), Yuliana Agung, di Jakarta, Rabu (29/5/2013), mengatakan, pihaknya bersama Marketing Group telah melakukan survei selama Januari-Maret 2013 di Jakarta, Surabaya, Medan, dan Semarang.

"Hasilnya menarik. Indeks kualitas pelayanan perbankan, pembiayaan, dan asuransi unggul sebesar 3,99. Sementara, indeks industri-industri selain itu sebesar 3,96. Kelebihan perbankan, pembiayaan, dan asuransi terletak pada sistem, proses, dan prosedur," kata Yuliana.

"Artinya, proses pada perbankan, pembiayaan, dan asuransi sangat diperhatikan serta diatur. Faktor SDM pun tidak main-main. Mereka memiliki keyakinan, pengetahuan produk, keakuratan, kecepatan, solusi, dan keakurasian dalam bekerja," tambah Yuliana.

Perbankan merupakan industri paling unggul dibandingkan dengan pembiayaan dan asuransi. Meski demikian, industri pembiayaan dan asuransi terus berbenah. Menurut Yuliana, survei sudah dilakukan secara rutin selama sembilan tahun, dengan tujuan meningkatkan kesadaran perusahaan terhadap strategi retensi konsumen.

Survei dilakukan langsung kepada pelanggan. Industri-industri yang disurvei berjumlah 48 kategori. Sebanyak 500 merek diikutsertakan, dan melibatkan 3.000 responden acak dan 3.000 responden booster. Menurut Yuliana, kegiatan itu merupakan survei indeks kualitas pelayanan terbesar di Indonesia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Jasa Marga: 109.445 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Panjang Paskah 2024

Whats New
Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Earn Smart
7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

Whats New
'Regulatory Sandbox' Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

"Regulatory Sandbox" Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

Whats New
IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

Whats New
Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Whats New
Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Whats New
Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Whats New
Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Whats New
Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Whats New
Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Whats New
Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

BrandzView
Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Whats New
Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Whats New
Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com