Kompas.com - 30/05/2013, 13:23 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo mengatakan, pemerintah akan menggenjot penggunaan gas di dalam negeri. Hal itu untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang terus meningkat.

"Kami akan berkomitmen bahwa keperluan gas untuk domestik harus dipenuhi. Penggunaan gas ini akan diperbesar untuk menggantikan konsumsi BBM yang terus meningkat," kata Susilo saat ditemui di Menara Batavia Jakarta, Kamis (30/5/2013).

Susilo mencontohkan bahwa PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) saja menghabiskan BBM sebesar 6 juta kiloliter (kl) atau sebesar 6 miliarliter setahun untuk menghidupkan pembangkit listrik bertenaga dieselnya. Padahal untuk tahun ini saja, kuota BBM bersubsidi untuk masyarakat sekitar 46 juta kl dan dalam rapat APBN Perubahan 2013 ini disetujui untuk dinaikkan kembali menjadi 48 juta kl.

"Kita setuju bahwa konsumsi BBM harus dikurangi. PLN juga yang selama ini memakai genset diesel harus diganti dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau pembangkit mikro hidro," tambahnya.

Masalahnya, produksi gas ini banyak ditemukan di Indonesia bagian timur. Sementara itu, pemakai gas yang rata-rata berasal dari kalangan industri berada di Indonesia bagian barat, khususnya di Jawa Barat.

Untuk mengatasinya, pemerintah kini sedang membangun infrastruktur khususnya pipa gas yang bisa menghantarkan gas dari Indonesia timur ke Indonesia barat. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga pasokan gas hingga harga keekonomisannya.

"Kita sekarang fokus memetakan sumber-sumber gas yang ada dan infrastrukturnya apa saja yang harus dibangun serta penjualan gasnya ini jangan sampai dicalokan," tambahnya.

Di sisi lain, pemerintah akan meningkatkan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di seluruh Indonesia, khususnya di sepanjang pantai utara (Pantura) Jawa. "Ini bisa dimulai di tahun depan," tambahnya.

Pemerintah juga akan membagikan konverter kit pada kendaraan pribadi agar masyarakat mau menggantikan kendaraan pribadinya dari yang mengonsumsi BBM menjadi mengonsumsi bahan bakar gas (BBG).

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X