Kompas.com - 03/06/2013, 13:01 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

 

LONDON, KOMPAS.com — Hong Kong Shanghai Banking Corporation (HSBC) berencana menjual sahamnya yang ada di PT Bank Ekonomi Raharja Tbk untuk mendapatkan dana sebesar 670 juta dollar AS sebagai upaya untuk merampingkan bisnisnya.

Sebagaimana dikutip dari Reuters, Senin (3/6/2013), HSBC pekan lalu menyatakan saham yang akan dilepas mencapai 99 persen. Jika berhasil dilepas, dana yang diperoleh akan kembali diinvestasikan di Indonesia.

CEO HSBC Stuart Gulliver dalam dua tahun terakhir ini telah mengambil langkah untuk melepas lebih dari 50 perusahaan yang sahamnya dimiliki perseroan. Langkah itu dilanjutkan dengan melepas bisnis-bisnis yang kurang menguntungkan ataupun yang kecil secara pendapatan.

Meski demikian, dia menyatakan bahwa Indonesia adalah salah satu dari 22 negara yang menjadi prioritas bisnis HSBC karena pasar yang sangat menguntungkan. Kredit bank asal Inggris ini tumbuh 61 persen dalam periode 2010-2012.

Sebelumnya, HSBC membeli Bank Ekonomi dari Grup Wings milik taipan Wiliam Katuari pada Agustus 2008 sebesar 88,9 persen senilai 607,5 juta dollar AS. Jumlah itu terus ditingkatkan melalui pembelian 10 persen sebesar 71,6 persen sebesar 71,6 juta pada Agustus 2009.

Saham Bank Ekonomi pada perdagangan siang ini tidak beranjak dari level Rp 2.500 per saham. Saham bank ini kurang likuid di pasar karena sedikitnya porsi kepemilikan oleh publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.