Malam Ini Setgab Rapat soal BBM di Rumah Wapres

Kompas.com - 04/06/2013, 13:19 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai-partai pendukung pemerintah atau yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan akan menggelar rapat soal rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Selasa (4/6/2013). Rapat akan dilakukan di kediaman Wakil Presiden Boediono.

"Nanti malam ada rapat Setgab di rumah Wapres Boediono," ujar Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Hasrul Azwar di Kompleks Parlemen, Selasa siang.

Hasrul mengatakan, dalam pertemuan itu akan hadir ketua umum partai-partai beserta ketua fraksi dengan agenda utama, yakni menyinkronkan pandangan terkait rencana kenaikan BBM. Rapat akan dimulai pada pukul 19.30.

Rencananya, pemerintah akan menaikkan harga BBM pada awal Juni 2013. Namun, rencana itu akhirnya ditunda hingga minggu ketiga bulan Juni 2013.

Pemerintah dan DPR hingga kini masih menggodok rencana memasukkan dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) ke dalam kerangka APBN-P yang nilainya sekitar Rp 11,6 triliun sebagai konsekuensi dari adanya kenaikan harga BBM.

Rencana kenaikan harga BBM ini masih mengundang pro dan kontra di parlemen. Setidaknya sudah ada empat fraksi yang menolak rencana ini, yakni Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Fraksi Partai Hanura, dan Fraksi Partai Gerindra.

Meski PKS menolak, tetapi tetap akan hadir dalam rapat nanti malam. Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim menuturkan, partainya akan tetap hadir dalam rapat untuk melihat perkembangan pembahasan tentang rencana kenaikan BBM dan sikap Setgab.

"Kami akan dengar konstelasi bagaimana, laporan dari fraksi-fraksi seperti apa. Kan belum tentu juga pemerintah menaikkan harga BBM melihat kondisi yang ada saat ini," kata Hakim.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

    Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

    Whats New
    Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

    Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

    Whats New
    Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

    Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

    Whats New
    Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

    Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

    Whats New
    Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

    Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

    Whats New
    [POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | 'Body Shaming' di Sekitar Kita

    [POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | "Body Shaming" di Sekitar Kita

    Rilis
    Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

    Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

    Rilis
    Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

    Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

    Whats New
    Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

    Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

    Whats New
    OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

    OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

    Whats New
    Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

    Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

    Work Smart
    Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

    Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

    Rilis
    Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

    Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

    Whats New
    Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

    Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

    Whats New
    Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

    Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X