Kompas.com - 04/06/2013, 19:38 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretariat Gabungan (Setgab) partai pendukung pemerintah dijadwalkan menggelar rapat di rumah dinas Wakil Presiden Boediono, di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/6/2013).

Tak tampak pengamanan yang ketat di sekitar rumah dinas Wapres. Dari informasi yang dihimpun, rapat tersebut digelar terkait dengan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Para tamu yang diundang adalah ketua umum partai koalisi, dan ketua fraksi di DPR.

Rapat Setgab dijadwalkan dimulai pada pukul 19.30. Namun, sampai pukul 19.15, belum banyak tamu yang datang. Baru sebuah sedan Toyota Camry dengan pelat nomor B 93 RI yang nampak memasuki rumah dinas Wapres.

Di luar lokasi rapat, beberapa petugas tampak berjaga di pintu masuk. Sementara itu, belasan wartawan menunggu di seberang jalan, sekitar 10 meter dari pintu gerbang masuk rumah dinas Boediono.

Seperti diketahui, kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi mengemuka seiring dengan rencana dipangkasnya subsidi BBM. Alasan pemerintah adalah untuk menyelamatkan keuangan negara. Di tubuh koalisi, tidak semua partai menyetujui kenaikan harga BBM tersebut, dan yang menonjol adalah Fraksi PKS, yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi itu.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

    Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

    Whats New
    PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

    PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

    Rilis
    Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

    Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

    Whats New
    AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

    AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

    Whats New
    Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

    Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

    Whats New
    Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

    Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

    Smartpreneur
    Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

    Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

    Whats New
    Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

    Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

    Whats New
    Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

    Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

    Whats New
    Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

    Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

    Whats New
    OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

    OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

    Whats New
    Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

    Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

    Whats New
    Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

    Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

    Whats New
    Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

    Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

    Whats New
    [TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

    [TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

    Rilis
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X