Kompas.com - 06/06/2013, 16:36 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bumi Resources Tbk mengajukan protes kepada Leighton, sehubungan dengan langkah penghentian produksi batu bara oleh Thiess-anak usaha Leighton-di tambang Satui dan Senakin.

Direktur Bumi Resources Dileep Srivastava menyatakan penghentian produksi oleh Thiess melanggar hukum dan kontrak bisnis yang dilakukan. Perseroan juga mengklaim telah membayar seluruh tunggakan kepada kontraktor pertambangan itu.

"Thiess dalam pandangan kami, melakukan tindakan yang salah karena menghentikan kegiatan produksi, dan hal itu melanggar kontrak. PT Arutmin Indonesia (anak usaha Bumi Resources yang memiliki tambang Satui dan Senakin) sangat kecewa dengan tindakan itu, padahal kerja sama sudah dijalin selama 12 tahun," ujar Dileep dalam siaran pers, Kamis (6/6/2013).

Dia menyatakan, bahwa tidak ada kontraktor tambang lain yang menghentikan produksinya, kecuali hanya Thiess. Dia berharap agar Thiess mematuhi peraturan perundangan di Indonesia sebagaimana yang diatur dalam kontrak. Selain itu, Bumi Resources juga sudah membawa masalah ini ke pengadilan Queensland, Australia.

Pekan lalu, induk usaha Thiess, Leighton di keterbukaan informasi bursa Australia mengumumkan bahwa penghentian produksi di tambang batubara Senakin dan Satui lantaran Arutmin belum membayar tagihan dari Thiess atas kegiatan produksinya.

Leighton tidak menjelaskan nilai tagihan Thiess yang masih ditunggak Arutmin. Leighton hanya menyatakan, penambangan di Senakin dan Satui akan kembali beroperasi jika Arutmin menuntaskan pembayaran kontrak Thiess.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.