Kompas.com - 06/06/2013, 22:45 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

SINGAPURA, KOMPAS.com - Harga kontrak emas dunia ditransaksikan merosot pada sore hari ini (6/6/2013). Mengutip data Bloomberg, siang tadi, harga emas di pasar spot turun sebesar 0,4% menjadi US$ 1.398,27 per troy ounce. Pada pukul 10.24 waktu Singapura, kontrak yang sama diperdagangkan di level US$ 1.401,50.

Penurunan harga emas dipicu oleh kebimbangan investor mengenai ekonomi AS. Para pelaku pasar mulai bertanya-tanya apakah ekonomi AS cukup kuat jika the Federal Reserve menghentikan stimulusnya. Faktor lainnya adalah pelarangan impor emas oleh pemerintah India.

"India berupaya untuk menurunkan tingkat permintaan emas karena langkah sebelumnya belum memiliki dampak apapun. Namun, faktor tersebut tidak terlalu signifikan. Investor lebih menunggu langkah the Fed selanjutnya," jelas Feng Liang, analis GF Futures Co di Guangzhou.

Kemarin (5/6), harga kontrak emas naik 0,3% setelah data ekonomi AS menunjukkan hanya sedikit perusahaan AS yang merekrut karyawan dibanding prediksi ekonom pada Mei lalu. Hal ini akan mendorong the Fed untuk mempertahankan kebijakan stimulus mereka. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.