Kompas.com - 07/06/2013, 07:50 WIB
EditorErlangga Djumena

Sementara tambahan anggaran untuk program infrastruktur dasar senilai Rp 6 triliun disebutkan akan menyerap 38.500 orang selama 10 bulan dengan masa kerja 25 hari per bulan. Dengan demikian, total tenaga kerja yang semestinya terserap oleh pertumbuhan ekonomi tahun ini minimal 1.424.500 orang.

Pekerjaan. Inilah janji pemerintah. Inilah instrumen paling mujarab untuk melindungi rakyat miskin. Dan inilah kewajiban pemerintah saat nanti menaikkan harga BBM bersubsidi.

Pemerintah boleh membuat narasi bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi demi keadilan dan kesehatan fiskal. Dari konteks rasionalitas ekonomi tahun 2013, argumentasi ini sahih.

Namun, kalau ditarik ke tahun 2009 saat pemerintah menurunkan harga BBM bersubsidi, kenaikan harga tahun ini sebenarnya sama dengan meminta rakyat kembali menelan pil pahit yang sama. Rakyat dan ekonomi secara umum harus menerima pukulan dua kali atas satu kebijakan yang sama.

Bayangkan kalau sejak tahun 2008 harga BBM tetap Rp 6.000 per liter, maka akan ada tambahan puluhan triliun rupiah selama empat tahun ini untuk membangun jalan, sekolah, rumah sakit, kereta api, jembatan, dan waduk.

Harga BBM bersubsidi memang harus dinaikkan ke harga yang lebih pas. Dan pada akhirnya, rakyatlah yang harus menelan pil pahit ini untuk kedua kalinya. Maka janji 1,4 juta tenaga kerja itu harus ditepati. (FX Laksana Agung Saputra)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.