76 Bank Beraset Kurang dari Rp 10 T Pun Wajib Publikasikan Bunga Kredit

Kompas.com - 11/06/2013, 10:11 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah dua tahun 44 bank papan atas beraset di atas Rp 10 triliun mempublikasikan tingkat suku bunga dasar kredit (SBDK) atau based lending rate. Kini giliran 76 bank yang beraset di bawah Rp 10 triliun juga diwajibkan mempublikasikan SBDK mereka.

"Bagi bank yang mempunyai total aset kurang dari Rp 10 triliun pada akhir Desember 2012 dalam Laporan Bulanan Bank Umum, kewajiban pelaporan untuk tingkat dasar segmen kredit dilakukan sejak posisi akhir bulan Juni 2013," tulis Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Halim Alamsyah. Pernyataan itu termaktub pada Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 15/1/DPNP tanggal 15 Januari 2013 tentang Transparansi Informasi Suku Bunga Dasar Kredit.

Aturan prime lending rate bertujuan agar bank menawarkan bunga transparan dan kompetitif. Ujungnya, menurunkan bunga kredit perbankan. Ada lima jenis kredit yang SBDK-nya harus diumumkan, yakni kredit korporasi, ritel, mikro, dan kredit konsumsi (KPR dan Non-KPR).

Selama ini, bank beraset di bawah Rp 10 triliun sudah diwajibkan melaporkan SBDK ke bank sentral. Tapi, laporan tersebut tidak dipublikasikan kepada publik melalui situs, laporan triwulanan serta di konter bank, sebagaimana bank dengan aset di atas Rp 10 triliun.

BI mencatat, sejak diberlakukan kewajiban mengumumkan SBDK bagi bank beraset minimal Rp 10 triliun pada Maret 2011, bunga kredit turun pada kisaran 69 basis poin (bps) sampai 74 bps (0,69%-0,74 persen). Nah, jika ada 120 bank mengumumkan SBDK, penurunan diharapkan akan lebih besar.

SBDK merupakan hasil perhitungan tiga komponen, yakni perhitungan harga pokok dana untuk kredit (HPDK), biaya overhead yang dikeluarkan bank dalam proses pemberian kredit, serta marjin keuntungan (profit margin) yang ditetapkan untuk aktivitas perkreditan. Namun SBDK belum memperhitungkan komponen premi risiko individual nasabah bank.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X