Kompas.com - 13/06/2013, 16:00 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA — Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan mengatakan, rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan memengaruhi harga sembako. Menurutnya, harga sembako serta sayur-mayur tidak akan ada gejolak signifikan.

"Insya Allah tidak akan berpengaruh (harga sembako)," kata Gita di Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Gita menuturkan, dirinya baru saja memantau harga sembako di sejumlah pasar di Indonesia. Di Solo, misalnya, semua harga bahan pokok dan sayur-mayur stabil. Begitu juga dengan pasar di Yogyakarta dan Jabodetabek, semua harga dan pasokan pun aman.

"Saya sudah pantau di pasar Jabodetabek, Solo, dan Jogja. Gula, garam, jagung, bahkan kedelai, wortel, cabai rawit, cabai keriting, kol gepeng, dan tomat semua pasokan cukup," ucapnya.

Seperti diberitakan, pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Nantinya, premium akan dinaikkan Rp 2.000 dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per liter, sedangkan solar direncanakan naik Rp 1.000 dari Rp 4.500 menjadi Rp 5.500 per liter. (M Zulfikar)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.