Kompas.com - 17/06/2013, 05:38 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

CANBERRA, KOMPAS.com — Tak cuma Indonesia yang marak kasus penipuan online. Di Australia, nilai penipuan online tercatat telah menguras kerugian sekurangnya 93 juta dollar Australia, hampir senilai Rp 1 triliun, per tahun.

Dikutip dari harian Herald Sun edisi Senin (17/6/2013), lembaga konsumen Australia menerima tak kurang dari 80.000 laporan dan pertanyaan dari konsumen maupun para pengusaha kecil sepanjang 2012. Menurut data Targeting Scams, para penipu memanfaatkan penawaran penjualan melalui telepon genggam, belanja online, dan media sosial untuk mencuri uang atau identitas.

Panitia Hari Konsumen Australia pun mengampanyekan cara belanja online yang aman. Hal ini merujuk data bahwa keluhan penipuan online bermodus iklan baris palsu dan lelang telah meningkat 65 persen sepanjang 2013 berjalan.

Wakil ketua lembaga konsumen (ACCC) Delia Rickard mengatakan bahwa jumlah yang lebih akurat dari penipuan online sulit diketahui karena banyak orang yang malu melaporkan kasus mereka. Dia menduga banyak penipuan dilakukan oleh jaringan kriminal terorganisasi dari luar negeri kanguru. "Yang paling penting adalah mengenal kode-kode suatu penipuan," tuturnya.

Kerugian terbesar yang pernah menimpa konsumen individu adalah senilai 3,5 juta dollar Australia, lebih dari Rp 350 miliar. Kasus ini menggunakan modus penipuan warisan berdasarkan keterangan dari lembaga konsumen. Namun, kasus penipuan yang terpantau kerap terjadi hanya menyasar nominal 100-500 dollar Australia per transaksi.

Dua orang warga negara Inggris telah didenda 800.000 dollar Australia oleh pengadilan untuk kasus penipuan lain yang juga berkedok warisan. Keduanya berupaya menipu seorang pensiunan di Australia. Kasus ini terbongkar setelah sang pensiunan mendaftarkan rumahnya ke sebuah perusahaan real estat untuk dijual.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Direlaksasi, Bisnis Kartu Kredit Diproyeksi Bakal Tumbuh Positif Hingga Akhir Tahun

PPKM Direlaksasi, Bisnis Kartu Kredit Diproyeksi Bakal Tumbuh Positif Hingga Akhir Tahun

Whats New
Indosat dan Tri Resmi Merger Jadi Indosat Ooredoo Hutchison

Indosat dan Tri Resmi Merger Jadi Indosat Ooredoo Hutchison

Whats New
Tangani Banjir Rob di Jakarta, Luhut Usulkan Rawat Taman Konservasi Suaka Margasatwa

Tangani Banjir Rob di Jakarta, Luhut Usulkan Rawat Taman Konservasi Suaka Margasatwa

Whats New
Pelabuhan Merak–Bakauheni Jadi Usulan Pilot Project Tempat Promosi dan Pengembangan UMKM

Pelabuhan Merak–Bakauheni Jadi Usulan Pilot Project Tempat Promosi dan Pengembangan UMKM

Rilis
[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 21: Cara Daftar, Jumlah Kuota, dan Cara Lolos Seleksi

[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 21: Cara Daftar, Jumlah Kuota, dan Cara Lolos Seleksi

Whats New
Gandeng  GoPay, Exabytes Indonesia Dorong Digitalisasi Bisnis UMKM

Gandeng GoPay, Exabytes Indonesia Dorong Digitalisasi Bisnis UMKM

Rilis
Bisnis Goyang karena Pandemi, Ini Cara KFC Bertahan

Bisnis Goyang karena Pandemi, Ini Cara KFC Bertahan

Whats New
Keuntungan Transaksi Kripto Kena Pajak?

Keuntungan Transaksi Kripto Kena Pajak?

Whats New
Mengenal Apa Itu Purchase Order atau PO

Mengenal Apa Itu Purchase Order atau PO

Whats New
PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Industri Baterai Mobil Listrik

PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Industri Baterai Mobil Listrik

Whats New
Sandiaga Uno Ungkap Strategi Tingkatkan Pariwisata RI di Global Tourism Forum

Sandiaga Uno Ungkap Strategi Tingkatkan Pariwisata RI di Global Tourism Forum

Rilis
AP I Layani 1,03 Juta Penumpang pada Agustus 2021

AP I Layani 1,03 Juta Penumpang pada Agustus 2021

Whats New
Kemenkes Dukung Tarif Cukai Tembakau Disederhanakan untuk Manfaat JKN BPJS Kesehatan

Kemenkes Dukung Tarif Cukai Tembakau Disederhanakan untuk Manfaat JKN BPJS Kesehatan

Rilis
Keunggulan Kartu Kredit Syariah CIMB Niaga Preferred Visa Infinite

Keunggulan Kartu Kredit Syariah CIMB Niaga Preferred Visa Infinite

Whats New
Pemerintah Bidik Industri Pengolahan dan Manufaktur Masuk Dalam KEK

Pemerintah Bidik Industri Pengolahan dan Manufaktur Masuk Dalam KEK

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.