Kompas.com - 18/06/2013, 13:55 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga minyak di pasar Asia mulai menguat pada siang ini, yang dipicu oleh kondisi konflik di Suriah dan kekacauan politik di Turki. Kontrak minyak Lights Sweet di pasar New York untuk pengiriman Juli naik 5 sen dollar AS menjadi 97,82 dollar AS per barel pada perdagangan siang hari ini, dan minyak Brent North Sea untuk pengiriman Agustus menguat 9 sen dollar AS di posisi 105,56 dollar AS per barrel.

“Ini terkait dengan perang di Suriah. Minyak selalu sensitif terhadap isu seperti ini,” ujar Kelly Teoh, analis IG Markets Singapura. Perhatian mengenai konflik di Suriah muncul saat pertemuan negara-negara maju atau G8 di Irlandia Utara. Dimana dalam pertemuan itu muncul kekhawatiran bahwa konflik akan meluas di wilayah Timur Tengah.

Sebelumnya, harga minyak juga sempat menguat pekan lalu, menyusul kabar yang beredar mengenai penggunaan bahan kimia oleh pasukan Pemerintah Suriah serta memberi sinyal bahwa Amerika Serikat akan mendukung pasukan pemberontak.

David Lennox, analis di Fat Prophets, Sydney, menjelaskan bahwa para pedagang tetap memantau pertemuan bank sentral Amerika Serikat yang akan digelar hari ini dan berakhir besok, yang akan memutuskan nasib stimulus yang diberikan. “Kelihatannya, the Fed akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal inilah yang membuat pasar tetap bergairah," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.