Harga Minyak Alami Penurunan Terbesar dalam 7 Bulan

Kompas.com - 21/06/2013, 07:38 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorErlangga Djumena
NEW YORK, KOMPAS.com — Harga minyak mengalami penurunan paling tajam dalam tujuh bulan pada Kamis (20/6/2013) waktu setempat (Jumat pagi WIB). Hal ini didorong oleh isyarat pengurangan stimulus Federal Reserve dan data manufaktur China yang lemah.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, ditutup pada 95,40 dollar AS per barrel atau jatuh 2,84 dollar AS dari Rabu.

Penurunan 2,9 persen adalah yang terbesar sejak 7 November menjelang pemilihan presiden AS.

Di perdagangan London, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus juga merosot paling besar sejak 7 November sebanyak 3,97 dollar AS menjadi 102,15 dollar AS per barrel.

Pasar minyak bergabung dengan aksi jual pasar saham dan emas global dalam menanggapi komentar Ketua Fed Ben Bernanke bahwa Fed bisa mulai mengurangi pembelian obligasi 85 miliar dollar AS per bulan jika perekonomian terus membaik.

"Kami mengalami pertumpahan darah di sini," kata Matt Smith dari Schneider Electric.

Smith mengatakan, pasar mencerna berita Fed ketika terkena pukulan lain: data awal HSBC menunjukkan kontraksi lain dalam aktivitas manufaktur China, merosot pada Juni ke tingkat terendah sembilan bulan.

"Angka manufaktur buruk keluar dari China—penggerak pertumbuhan ekonomi global—benar-benar melumuri lantai untuk kemerosotan lebih rendah," katanya. "Semuanya dijual. Itu hanya salah satu dari hari-hari penghindaran risiko."

Penurunan harga minyak menghapus keuntungan pekan lalu yang dipicu oleh kekhawatiran perang sipil Suriah bisa meningkat dan mendorong Timur Tengah yang kaya minyak mentah ke dalam konflik yang lebih luas.

"Kekhawatiran tentang Suriah masih ada, tetapi pada saat orang-orang menjual dan lebih memilih untuk mempertahankan uang tunai mereka," kata Kelly Teoh, ahli strategi pasar di IG Markets di Singapura, kepada AFP.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X