Gallant Akan Tender Offer Saham IMAS di Rp 5.426 per Saham

Kompas.com - 24/06/2013, 13:38 WIB
Pabrik perakitan mobil milik Indomobil tribunnewsPabrik perakitan mobil milik Indomobil
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan asal Singapura, Gallant Venture akan melakukan penawaran tender atas saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) di harga Rp 5.426 per saham.

Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan, Senin (24/6/2013), penawaran tender (tender offer) oleh Gallant atas saham IMAS lantaran perusahaan tersebut telah membeli 52,35 persen saham Indomobil dari PT Cipta Sarana Duta Perkasa.

"Pengambilalihan saham tersebut telah membuat perusahaan sasaran (IMAS) menjadi anak perusahaan Gallant Venture. Tujuan pengambilalihan adalah untuk memperluas kegiatan usaha Gallant di Indonesia," tulis manajemen Gallant.

Jumlah saham yang siap diserap Gallant sebanyak 818,6 juta atau sekitar 29,6 persen dari seluruh saham IMAS. Perusahaan pembeli itu menyatakan telah memiliki dana yang diperlukan.

Dengan mengacu pada jumlah saham yang akan dibeli serta harga yang dipatok, dana yang dikeluarkan Gallant untuk tender offer mencapai sekitar Rp 4,4 triliun. Dalam aksi korporasi kali ini, Gallant telah menunjuk PT CIMB Securities Indonesia.

Namun demikian, saham yang akan diserap melalui penawaran tender itu tidak termasuk saham milik PTTritunggal Intipermata, yang sejauh ini memegang 18,05 persen saham di IMAS



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Diprediksi Melemah Jelang Lebaran, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Melemah Jelang Lebaran, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Penasaran Berapa Harga Bensin di Arab Saudi yang Kaya Minyak?

Penasaran Berapa Harga Bensin di Arab Saudi yang Kaya Minyak?

Whats New
Mengenal Holywings, Bar-Resto yang Dilirik Hotman Paris dan Nikita Mirzani

Mengenal Holywings, Bar-Resto yang Dilirik Hotman Paris dan Nikita Mirzani

Whats New
Holywings: Berawal dari Kedai Nasi Goreng, Hingga Sahamnya Mau Dibeli Hotman Paris dan Nikita Mirzani

Holywings: Berawal dari Kedai Nasi Goreng, Hingga Sahamnya Mau Dibeli Hotman Paris dan Nikita Mirzani

Smartpreneur
Pempek dan Tekwan Model Picu Inflasi di Bangka Belitung

Pempek dan Tekwan Model Picu Inflasi di Bangka Belitung

Whats New
Di Wilayah Ini, Harga Daging Ayam dan Daging Sapi Mahal Jelang Lebaran

Di Wilayah Ini, Harga Daging Ayam dan Daging Sapi Mahal Jelang Lebaran

Whats New
Larangan Mudik Lebaran, Penerbangan di Bandara AP II Turun 90 Persen

Larangan Mudik Lebaran, Penerbangan di Bandara AP II Turun 90 Persen

Whats New
Siap-siap, Pemerintah Akan Berikan Insentif Pajak untuk Sektor Ritel

Siap-siap, Pemerintah Akan Berikan Insentif Pajak untuk Sektor Ritel

Whats New
Sudah 1.300 Toko Ritel Tutup Akibat Terdampak Pandemi Covid-19

Sudah 1.300 Toko Ritel Tutup Akibat Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Protes ke Mabes Polri, Kreditur Indosterling MInta Pidana Terkait PKPU Dihentikan

Protes ke Mabes Polri, Kreditur Indosterling MInta Pidana Terkait PKPU Dihentikan

Rilis
17 Sektor yang Berhak Dapat Insentif Fiskal dan Non-Fiskal

17 Sektor yang Berhak Dapat Insentif Fiskal dan Non-Fiskal

Whats New
Indonesia Minta Malaysia Kembali Rundingkan MoU Penempatan PMI

Indonesia Minta Malaysia Kembali Rundingkan MoU Penempatan PMI

Whats New
Mudik Dilarang, Kemenhub Buka Posko Pengendalian Transportasi

Mudik Dilarang, Kemenhub Buka Posko Pengendalian Transportasi

Whats New
Perluas Bisnis, Chandra Asri Terbitkan Obligasi Senilai Rp 1 Triliun

Perluas Bisnis, Chandra Asri Terbitkan Obligasi Senilai Rp 1 Triliun

Rilis
RI dan Malaysia Matangkan Kerja Sama Bilateral Terkait Pelindungan Pekerja Migran

RI dan Malaysia Matangkan Kerja Sama Bilateral Terkait Pelindungan Pekerja Migran

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X