Kompas.com - 25/06/2013, 07:30 WIB
Anjungan Blok Mahakam di laut lepas Kalimantan Timur, Selasa (21/5/2013).

KOMPAS/SUBUR TJAHJONOAnjungan Blok Mahakam di laut lepas Kalimantan Timur, Selasa (21/5/2013).
EditorErlangga Djumena
NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak dunia naik pada Senin (24/6/2013) waktu setempat, (Selasa pagi WIB), karena jaringan pipa minyak dari Alberta, Kanada, ke Amerika Serikat sebagian ditutup akibat banjir.

Minyak mentah light sweet untuk pengiriman Agustus di New York Mercantile Exchange (NYMEX) naik 1,49 dollar AS menjadi 95,18 dollar AS per barel

Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 25 sen ke posisi 101,16 dollar  AS per barel di perdagangan London.

Harga minyak turun pada awal sesi perdagangan Senin, karena meningkatnya kekhawatiran atas kesulitan likuiditas di perbankan China dan kemungkinan Federal Reserve akan memangkas program pembelian obligasinya pada akhir tahun ini.

Pada Senin, indeks harga saham gabungan Shanghai (Shanghai Composite Index) anjlok 5,3 persen, penurunan terbesar sejak Agustus 2009 karena People’s Bank of China (PBoC), bank sentral negara itu, menahan diri untuk memompa uang tunai ke pasar meskipun terjadi pengetatan likuiditas.

Harga minyak kemudian bergerak naik, ketika operator saluran pipa minyak Kanada mengatakan telah menutup beberapa jaringa pipa minyaknya karena hujan lebat.

Enbridge Inc. mengatakan telah menutup saluran pipa minyak dari Alberta ke AS, setelah mendeteksi tumpahan minyak mentah yang disebabkan oleh banjir. Kanada merupakan sumber minyak mentah asing terbesar AS, memberikan kontribusi sekitar 28 persen dari total impor minyak mentah AS.

Sementara itu, perang sipil Suriah memicu pecahnya kekerasan baru, meningkatkan kekhawatiran bahwa pasokan minyak dari Timur Tengah kemungkin akan terganggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP/ANTARA
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

E-Toll Akan Diganti Sistem MLFF, Jasa Marga: Kami Masih Tunggu Pemerintah

E-Toll Akan Diganti Sistem MLFF, Jasa Marga: Kami Masih Tunggu Pemerintah

Whats New
Bahlil: Tesla, LG hingga Foxconn Berencana Bangun Pabrik di Batang, Jawa Tengah

Bahlil: Tesla, LG hingga Foxconn Berencana Bangun Pabrik di Batang, Jawa Tengah

Whats New
Pertagas Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2021, Laba Bersih Capai 127,2 Juta Dollar AS

Pertagas Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2021, Laba Bersih Capai 127,2 Juta Dollar AS

Rilis
Tak Naikkan BBM, Menkeu: Kas Pertamina Sudah Defisit Rp 35,28 Triliun

Tak Naikkan BBM, Menkeu: Kas Pertamina Sudah Defisit Rp 35,28 Triliun

Whats New
Rampung Pertengahan 2023, Pembangunan Makassar New Port Sudah Capai 86,9 Persen

Rampung Pertengahan 2023, Pembangunan Makassar New Port Sudah Capai 86,9 Persen

Whats New
Apa Itu Kartu Kredit: Definisi, Untung Rugi, dan Syarat Memilikinya

Apa Itu Kartu Kredit: Definisi, Untung Rugi, dan Syarat Memilikinya

Whats New
E-Toll Bakal Digantikan MLFF, BRI: Mempengaruhi Kinerja Brizzi

E-Toll Bakal Digantikan MLFF, BRI: Mempengaruhi Kinerja Brizzi

Whats New
Kejar Target Diresmikan Juni 2022, Pengerjaan Tol Cibitung-Cilincing Dikebut

Kejar Target Diresmikan Juni 2022, Pengerjaan Tol Cibitung-Cilincing Dikebut

Whats New
Lengkap, Ini Rincian Biaya Haji 2022 per Embarkasi

Lengkap, Ini Rincian Biaya Haji 2022 per Embarkasi

Spend Smart
Anggaran Bansos APBN 2022 Naik Rp 18,6 Triliun, Totalnya Jadi Rp 431,5 Triliun

Anggaran Bansos APBN 2022 Naik Rp 18,6 Triliun, Totalnya Jadi Rp 431,5 Triliun

Whats New
Cara Membuat SKCK Online 2022, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online 2022, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Calon Investor Bertambah, Wanaartha Life Belum Sampaikan Skema Pembayaran

Calon Investor Bertambah, Wanaartha Life Belum Sampaikan Skema Pembayaran

Whats New
Tunda Rencana IPO 2 Anak Usaha, Pelindo: Kami Masih Punya Dana Besar

Tunda Rencana IPO 2 Anak Usaha, Pelindo: Kami Masih Punya Dana Besar

Whats New
Cerita Penjual Masker Pasar Pramuka: Dulu Sehari Bisa Jual Berkarton-karton, Kini 10 Boks Saja Sudah Lumayan...

Cerita Penjual Masker Pasar Pramuka: Dulu Sehari Bisa Jual Berkarton-karton, Kini 10 Boks Saja Sudah Lumayan...

Work Smart
Disetujui Jokowi, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik

Disetujui Jokowi, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.