9.000 Ton Cabai Impor Segera Masuk

Kompas.com - 28/06/2013, 07:59 WIB
Ilustrasi: Harga cabai rawit di Pasar Terong, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/3/2013), naik hingga Rp 40.000 perkilogram selama sepekan terakhir. Kenaikan harga dipicu minimnya pasokan akibat sejumlah sentra penghasil cabai di Sulsel gagal panen.
KOMPAS/ASWIN RIZAL HARAHAPIlustrasi: Harga cabai rawit di Pasar Terong, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/3/2013), naik hingga Rp 40.000 perkilogram selama sepekan terakhir. Kenaikan harga dipicu minimnya pasokan akibat sejumlah sentra penghasil cabai di Sulsel gagal panen.
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com — Tak mampu mengatasi kenaikan harga cabai, pemerintah mengambil jalan pintas. Pada semester II-2013, pemerintah membuka keran impor cabai sebanyak 9.000 ton.

Direktur Jenderal Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Bachrul Chairi, menyatakan, impor cabai tersebut akan masuk setelah panen atau pada akhir tahun.

Kementerian Pertanian (Kementan) sudah mengeluarkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) untuk komoditas cabai.

"Kami sudah mengeluarkan surat persetujuan impor kepada tiga importir yang mendapat alokasi impor dari Kementerian Pertanian," kata Bachrul, Kamis (27/6/2013).

Indonesia akan mengimpor cabai dari beberapa negara, seperti Vietnam dan China. Sementara untuk lama waktu pengirimannya, Bachrul menyatakan akan memakan waktu tujuh hari hingga 14 hari.

Berdasarkan pantauan dari Kemendag, selama tiga bulan terakhir, harga cabai merah menunjukkan tren naik. Rata-rata, harga cabai merah pada April sekitar Rp 24.000 sampai Rp 25.000 per kilogram (kg). Mei 2013, harga cabai naik menjadi Rp 28.000 per kg.

Pada awal Juni ini, harga cabai sudah tembus hingga ke level Rp 33.000 sampai Rp 34.000 per kg. (Handoyo)



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X