Pajak UMKM Diklaim Bisa Untungkan UMKM

Kompas.com - 03/07/2013, 14:15 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan KOMPAS. com/Indra AkuntonoMenteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengklaim bahwa pajak UMKM tidak akan memberatkan pelaku usaha UMKM.

"Itu (pajak UMKM) salah satu bukti bahwa pemerintah memberikan keringanan yang luar biasa dan keberpihakan pada UKM," kata Syarief saat ditemui setelah dirinya menyajikan paparan dalam Konferensi Pemberdaya UMKM Nasional di Kemenko Perekonomian, Rabu (3/7/2013).

Menurut Syarief, pemberlakuan pajak UKM akan membantu mendorong para pelaku usaha UKM dapat tertib pajak, apalagi pajak yang dibebankan cukup ringan, 1%. Pajak UKM juga membantu pelaku usaha terbiasa dengan administrasi keuangan.

"Dengan demikian, dia (pelaku usaha) bisa punya NPWP. Kalau punya NPWP dan tertib membayar pajak maka dia kredibilitasnya bisa tinggi. Jadi suatu saat kalau dia perlu lagi tambahan modal di perbankan, maka pihak perbankan akan sangat menyambut baik," lanjutnya.

Syarief menyebut beberapa jenis UKM yang terbebas dari pajak tersebut, seperti pedagang kaki lima, asongan, usaha yang bisa bongkar-pasang, warteg, dan usaha-usaha yang melakukan usaha di bukan tempat yang telah ditentukan. "Itu merupakan keberpihakan pemerintah," kata Syarief.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X