Kompas.com - 08/07/2013, 08:12 WIB
Gedung Bank Indonesia KOMPAS/WISNU WIDIANTOROGedung Bank Indonesia
EditorErlangga Djumena

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, bersama kondisi makroekonomi lain, menjadi pertimbangan bank dalam menyusun rencana bisnis bank (RBB) setiap tahun. Kondisi itu di antaranya pertumbuhan ekonomi, inflasi –ditambah tekanan akibat kenaikan harga BBM bersubsidi– dan naiknya suku bunga acuan atau BI Rate.

Dengan tekanan makro ini, diperkirakan ada bank yang akan merevisi RBB tahun 2013. Apalagi, akhir pekan lalu BI merevisi pertumbuhan ekonomi menjadi 5,8-6,2 persen. Padahal, RBB disusun berdasarkan panduan indikator ekonomi dari BI.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja menjelaskan, BCA tidak merevisi RBB tahun 2013. Alasannya, kondisi ini sudah diperhitungkan sebelumnya.

”Kami sudah meramalkan bahwa likuiditas akan ketat dan inflasi tinggi,” ujar Jahja.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sudah merevisi RBB. Kendati menurut Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Nixon Napitupuli, tidak mengubah target pertumbuhan bisnis. Revisi itu berkaitan tekanan inflasi yang berdampak pada biaya, serta relokasi dan pembukaan kantor cabang baru Bank Mandiri.

Adapun bank kelas menengah seperti Bank Jasa Jakarta optimistis dapat mencapai target kredit dan dana pihak ketiga tahun ini. ”Jadi, kami tidak akan merevisi rencana bisnis,” kata Wakil Presiden Direktur Bank Jasa Jakarta Lisawati. (IDR)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X