Harga Daging Mahal, Hatta Rajasa "Sentil" Menteri Pertanian

Kompas.com - 08/07/2013, 18:14 WIB
Pedagang terlelap menunggu daging sapi dagangannya di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2013).
KOMPAS/PRIYOMBODOPedagang terlelap menunggu daging sapi dagangannya di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2013).
Penulis Sandro Gatra
|
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com
- Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyalahkan Menteri Pertanian Suswono yang dinilai lambat melakukan impor daging sapi.

Hatta menjelaskan, jika daging sapi sudah masuk ke pasaran, harga daging pasti harga akan turun. "Intinya lambat. Cari tahu aja. Tanya Menteri Pertanian (Suswono) kenapa lamban rekomendasinya (impor)," ujarnya Senin (8/7/2013).

Dia mengatakan, Kementerian Pertanian seharusnya mengacu pada persediaan daging dalam negeri, selebihnya di Menteri Perdagangan.

"Dua kementerian itu kalau ada usulan dibahas di Kementerian Perekonomian. Tapi kuota dibagi ke mana, berapa besar, yang tahu kan Kementerian Pertanian," katanya.

Harga daging yang melonjak menjelang bulan Ramadhan dituding lantaran terlambatnya impor. Akhirnya, suplai barang tidak sebanding dengan kebutuhan.

"Kuncinya, suplai dipercepat. Saya sudah putuskan tiga bulan lalu. Tapi lambat action-nya," kata Hatta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isu TMII Terbengkalai, Sandiaga Uno: Sedang Ditata Ulang

Isu TMII Terbengkalai, Sandiaga Uno: Sedang Ditata Ulang

Whats New
Cara Cek Tiket Vaksin Booster di Aplikasi dan Laman PeduliLindungi

Cara Cek Tiket Vaksin Booster di Aplikasi dan Laman PeduliLindungi

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Ungkap Jakarta Berpotensi PPKM Level 3 | Golongan Tarif Listrik yang Bakal Lebih Mahal

[POPULER MONEY] Luhut Ungkap Jakarta Berpotensi PPKM Level 3 | Golongan Tarif Listrik yang Bakal Lebih Mahal

Whats New
Mengapa Kasus Omicron Meningkat? Ini Kata Sri Mulyani

Mengapa Kasus Omicron Meningkat? Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.