BI Rate Belum Berpengaruh, Rupiah Kembali Melemah

Kompas.com - 12/07/2013, 10:23 WIB
Imitasi berbagai macam valuta asing termasuk Rupiah dan Dollar Amerika Serikat menghiasi tempat penukaran valuta asing PT. D8 Valasindo di Jakarta Selatan, Senin (15/4/2013). KOMPAS/PRIYOMBODOImitasi berbagai macam valuta asing termasuk Rupiah dan Dollar Amerika Serikat menghiasi tempat penukaran valuta asing PT. D8 Valasindo di Jakarta Selatan, Senin (15/4/2013).
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada Jumat pagi kembali berada dalam area negatif atau melemah sebesar lima poin menjadi Rp 9.965 dibanding posisi sebelumnya Rp 9.960 per dollar AS.

"Pergerakan nilai tukar rupiah masih berada dalam area negatif, padahal sebenarnya dari sisi kenaikan BI rate menjadi 6,5 persen  dapat memberikan amunisi sentimen positif baru," kata Kepala Riset PT Trust Secuities, Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Apalagi, lanjut dia, dari sisi pergerakan dollar AS juga sedang sedikit melemah setelah The Fed menyatakan bahwa pihaknya masih ingin mempertahankan stimulusnya karena beberapa indikator ekonomi belum sesuai dengan targetnya.

"Tetapi, penurunan nilai tukar yen Jepang di pasar keuangannya turut berimbas pada pelemahan rupiah," katanya.

Ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih menambahkan BI yang memutuskan untuk menaikan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 6,5 persen dan FasBI (Fasilitas simpanan BI) sebesar 50 bps menjadi 4,75 persen sudah diperkirakan sebelumnya dengan sinyal kebijakan ’pre-emptive’ BI untuk menghadapi tekanan inflasi setelah naiknya harga BBM subsidi.

"Inflasi tertinggi diperkirakan akan terjadi pada bulan Juli ini. BI memproyeksikan inflasi Juli 2013 ini akan mencapai 2,34 persen," kata dia.

Kenaikan BI rate itu, lanjut dia, juga sebagai upaya mengurangi tekanan jual investor asing yang masih berlanjut di pasar obligasi dan saham yang dikawatirkan terus menggerus posisi cadangan devisa, diantaranya karena keluarnya dana asing di pasar modal sebesar empat miliar dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Antara
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X