Commonwealth Life Incar Rp 1,5 Triliun dari 2 Unit Link Baru

Kompas.com - 15/07/2013, 20:11 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTCOK.COMIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan asuransi, Commonwealth Life merilis dua produk unit link terbaru, yaitu Investra USD balanced fund dan Comm AUD balanced fund.

Dua unit link baru yang dirilis itu akan diinvestasikan ke portofolio valuta asing, yakni dollar AS dan dollar Australia. "Banyak orang Indonesia yang melakukan investasi seperti ini, tetapi dilakukan di luar negeri. Kalau bisa dilakukan di sini (dalam negeri), kenapa harus keluar," kata Head of Invesment Commonwealth life, Jeffry Lomanto di Menteng, Senin (15/7/2013).

Jeffry mengatakan pihaknya akan menempuh sejumlah strategi investasi, yaitu mengalokasikan sebagian besar dana ke dalam pasar Indonesia dan sebagian akan dialokasi ke luar negeri sebagai upaya diversifikasi investasi.

"Kami mengharapkan memperoleh porsi sebesar Rp 498 miliar depository market," ujarnya.

Jeffry menambahkan, pihaknya menargetkan dana kelolaan (asset under management/AUM) sebesar Rp 1 triliun untuk Investra USD balanced fund dalam rentang waktu 1 tahun sejak peluncurannya, Mei.

Sementara itu untuk Comm AUD balanced fund, dalam 12 bulan ditargetkan akan memperoleh AUM sebesar Rp 500 miliar, terhitung sejak bulan Juni 2013. "Karena pangsa pasar dollar Amerika lebih besar, makanya kami taruh lebih tinggi," jelas Jeffry.

Saat ini Commonwealth Life sudah mempunyai 26 produk unit link. Dengan dirilisnya dua produk baru itu, saat ini total menjadi 28 produk unit link. Total AUM dari unit link mencapai 59 persen dari keseluruhan dana kelola.

Terhitung Juni 2013, total AUM Commonwealth life mencapai Rp 5 triliun. Dari jumlah itu, 60 persennya berasal dari unit link atau setara dengan Rp 2,7 triliun. Ditargetkan sampai Juni 2014, total AUM yang berasal dari unit link naik 40 persen.

"Karena unit link masih banyak peminatnya, dan sebagian dana kelola kami berasal dari situ," tutup Jeffry.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Pengusaha Bangun Hobi Jadi Sumber Cuan

3 Strategi Pengusaha Bangun Hobi Jadi Sumber Cuan

Whats New
Kemendag Terapkan Kebijakan DMO dan DPO Minyak Goreng

Kemendag Terapkan Kebijakan DMO dan DPO Minyak Goreng

Whats New
Ditarget Capai Realisasi Investasi Rp 1.200 Triliun, Ini 3 Strategi Menteri Bahlil

Ditarget Capai Realisasi Investasi Rp 1.200 Triliun, Ini 3 Strategi Menteri Bahlil

Whats New
'Sesuai Arahan Bapak Presiden, Tidak Ada Warung Kopi di Dunia Tanpa Kopi Indonesia...'

"Sesuai Arahan Bapak Presiden, Tidak Ada Warung Kopi di Dunia Tanpa Kopi Indonesia..."

Whats New
171 Perusahaan Sudah Diperbolehkan Ekspor Batu Bara

171 Perusahaan Sudah Diperbolehkan Ekspor Batu Bara

Whats New
XL Axiata Caplok Saham Link Net Senilai Rp 8,72 T, Bos Grup Lippo: Sejalan dengan Rencana Bisnis

XL Axiata Caplok Saham Link Net Senilai Rp 8,72 T, Bos Grup Lippo: Sejalan dengan Rencana Bisnis

Rilis
Grab Bagikan 5 Tips Aman Menggunakan Taksi Online

Grab Bagikan 5 Tips Aman Menggunakan Taksi Online

Whats New
IMF Kritik Burden Sharing Kemenkeu-BI, Ini Respons Sri Mulyani

IMF Kritik Burden Sharing Kemenkeu-BI, Ini Respons Sri Mulyani

Whats New
Tol Serpong Ruas Jalan Pamulang-Cinere Segera Uji Laik Fungsi

Tol Serpong Ruas Jalan Pamulang-Cinere Segera Uji Laik Fungsi

Whats New
Harga Aset Kripto Bitcoin Dkk Terus Turun, Apakah Masuk Fase 'Crypto Winter' Seperti 2018?

Harga Aset Kripto Bitcoin Dkk Terus Turun, Apakah Masuk Fase "Crypto Winter" Seperti 2018?

Earn Smart
Ini 4 Dokumen yang Dibebaskan dari Bea Materai Rp 10.000

Ini 4 Dokumen yang Dibebaskan dari Bea Materai Rp 10.000

Spend Smart
Empat Kawasan Industri di Jatim dan PGN Kerja Sama Pemanfaatan Gas Bumi

Empat Kawasan Industri di Jatim dan PGN Kerja Sama Pemanfaatan Gas Bumi

Rilis
Outlook Keuangan Keluarga Syariah 2022

Outlook Keuangan Keluarga Syariah 2022

Earn Smart
Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Realisasi Investasi 2021 Rp 901,2 Triliun, Bahlil: Lampaui Target dari Perintah Presiden

Whats New
Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.