Pertamina Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbesar Dunia

Kompas.com - 16/07/2013, 11:02 WIB
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo (berbaju putih) bersama Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mencoba dispenser SPBG Mampang, Jakarta, Kamis (16/5).


HARIS FIRDAUSWakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo (berbaju putih) bersama Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mencoba dispenser SPBG Mampang, Jakarta, Kamis (16/5).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang berhasil masuk pada daftar 500 Perusahaan Terbesar Global tahun 2013 (Fortune Global 500), yang dirilis majalah Fortune. Perusahaan pelat merah ini berhasil menduduki posisi 122 dari 500 perusahaan terbesar di seluruh dunia.

Selain satu-satunya perusahaan Indonesia masuk daftar Fortune 500, Pertamina juga merupakan perusahaan pertama dari Indonesia yang masuk daftar tersebut.

Peringkat tersebut didasarkan pada beberapa faktor penting, seperti pendapatan, laba, dan aset.

Dari data Fortune, Pertamina meraup pendapatan 70,924 miliar dollar AS. Sementara itu, laba Pertamina tercatat 2,761 miliar dollar AS dan aset 40,882 miliar dollar AS.

Namun, Pertamina masih kalah dengan Petronas. Perusahaan minyak milik negeri jiran Malaysia ini berada di posisi 75. Pendapatan Petronas mencapai 94,273 miliar dollar AS dengan laba sebesar 16,001 miliar dollar AS.

Sementara dua perusahaan asal Singapura juga berhasil masuk daftar ini. Grup agribisnis Wilmar International menduduki urutan 224 dengan pendapatan sebesar 45,463 miliar dollar AS dan laba mencapai 1,256 miliar dollar AS. Selain itu, Flextronics International berada di urutan 492 dengan pendapatan 23,610 miliar dollar AS dan laba mencapai 277 miliar dollar AS.

Fortune Global 500 merupakan ajang tahunan pemeringkatan terhadap 500 perusahaan terbesar di dunia yang didasarkan pada pendapatan.

Sementara itu, Royal Dutch Shell berhasil menduduki urutan teratas selama dua tahun berturut-turut. Pendapatan Shell mencapai 491,700 miliar dollar AS, laba 26,592 miliar dollar AS, dan aktiva mencapai 360,325 miliar dollar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNNMoney
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X