Mentan: Impor Daging Sapi karena Keadaan Darurat

Kompas.com - 17/07/2013, 14:54 WIB
Menteri Pertanian, Suswono KOMPAS/ALIF ICHWANMenteri Pertanian, Suswono
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.COM — Pemerintah memutuskan mengimpor daging sapi dengan alasan keadaan darurat. Hal itu diungkapkan Menteri Pertanian Suswono.

"Ini, kan, keadaan darurat untuk menstabilkan harga," kata Suswono di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (17/7/2013).

Tujuan impor tersebut, menurut Suswono, adalah agar harga bisa turun dan stabil. Diharapkan pada akhir Juli daging impor tersebut sudah bisa masuk pasar.

"Jumlahnya tergantung dari kebutuhan pasar. Pokoknya (kalau kebutuhan) pasar masih kurang akan terus ditambah. Pokoknya yang penting harga turun," tegas Suswono.

Karena keadaan darurat untuk menstabilkan harga dan adanya kenaikan kebutuhan saat bulan Ramadhan, menurut Suswono, pemerintah tidak mematok jumlah tertentu.

"Kita lihat perkembangannya untuk berjaga-jaga kalau terjadi lonjakan harga. Pemerintah punya kewajiban agar konsumen tidak diberatkan dengan harga yang mahal," katanya.

Suswono menegaskan agar petani jangan khawatir karena pemerintah tetap mempertimbangkan harga yang wajar. "Petani tidak perlu khawatir karena kita tetap akan mempertimbangkan harga yang cukup wajar di tingkat petani. Harga akan tetap menguntungkan petani agar tetap bergairah," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X