Kompas.com - 18/07/2013, 15:50 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Lembaga pemeringkat, Moody's, menilai kebijakan Bank Indonesia meningkatkan besaran uang muka minimal untuk pembelian rumah pada September akan berpengaruh positif terhadap bank.

Dalam riset yang dirilis pada Selasa (18/7/2013) ini, lembaga tersebut menyatakan bahwa kebijakan BI akan membantu stabilisasi harga rumah dari langkah para pembeli yang bertujuan untuk spekulasi.

"Dengan becermin pada kondisi saat ini, rata-rata kenaikan harga rumah di sekitar wilayah Jakarta mencapai 22,6 persen per tahun, atau jauh di atas rata-rata pertumbuhan harga pada periode 2008-2012 yang berada di level 12,4 persen," tulis analis Moody's, Wee Siang Ng dan Falemri Rumondang.

Moody's menyatakan, meskipun sembilan bank akan mendapatkan imbas positif dari kebijakan tersebut, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan mendapatkan benefit yang paling besar, lantaran eksposure kredit ke perumahan mencapai 67,2 persen.

Sementara itu, bank-bank lainnya tetap mendapatkan benefit, meskipun tak sebesar BTN. Adapun bank-bank yang dimaksud adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, dan PTBank Mandiri Tbk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.