Kompas.com - 19/07/2013, 11:10 WIB
Jalan Pantai Utara Jawa Barat di Indramayu, yakni yang melewati Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang, hingga Eretan, sedang diperbaiki, Minggu (14/4/2013). Perbaikan ditargetkan selesai 15 hari sebelum Lebaran (H-15). Perbaikan jalan itu merupakan salah satu paket dari 20 paket pengerjaan jalan dan jembatan di wilayah Jawa Barat yang nilai Rp 245 miliar.

KOMPAS/RINI KUSTIASIHJalan Pantai Utara Jawa Barat di Indramayu, yakni yang melewati Desa Pangkalan, Kecamatan Losarang, hingga Eretan, sedang diperbaiki, Minggu (14/4/2013). Perbaikan ditargetkan selesai 15 hari sebelum Lebaran (H-15). Perbaikan jalan itu merupakan salah satu paket dari 20 paket pengerjaan jalan dan jembatan di wilayah Jawa Barat yang nilai Rp 245 miliar.
|
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan pemerintah saat ini sedang memperbaiki kondisi jalan di sepanjang jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa. Pihaknya menjamin jalur tersebut siap dipakai menjelang lebaran nanti.

"Pokoknya, kesimpulannya pantura siap dipakai lebaran, sebelum 25 Juli 2013 atau H-10 menjelang lebaran," kata Djoko saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (18/7/2013) malam.

Djoko menambahkan, kondisi jalur pantura saat ini memang belum beres 100 persen, masih ada penutupan lubang kecil di sana sini. Namun pihaknya menjamin proses penutupan jalan berlubang itu akan selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Djoko juga membantah, pengerjaan jalur pantura ini hanya dilakukan pada masa menjelang Lebaran saja.  Menurutnya, pengerjaan jalan sepanjang itu terus dilakukan sepanjang tahun, termasuk menjelang Lebaran.

"Sebenarnya, pekerjaan itu kegiatan merekonstruksi jalan yang sudah habis usianya. Kemudian menjadi jalan yang lebih baik dan itu sepanjang tahun kita lakukan seperti itu. Namun, ini pas saja karena ada event hari raya," kilahnya.

Di sisi lain, pihaknya juga membantah ada jalan rusak berat sepanjang 60 km di jalur pantura. Kementerian Pekerjaan Umum dan Menteri Perhubungan, sebutnya, baru saja melakukan inspeksi dari Jakarta ke Semarang.

"Jalan itu masih oke-oke saja, tidak seperti yang selama ini dikesankan media. Tidak ada 60 km jalan rusak, jalan lubang sampai 1,5 meter lebarnya, sepanjang 20 km, ternyata tidak ada," katanya.

Saat ini, pihak Kementerian Pekerjaan Umum juga terus memperbaiki kondisi jalan dengan melapisi jalan dengan aspal dan beton agar bisa bertahan hingga 20 tahun. Truk-truk besar yang membawa beban hingga 30 km masih diperbolehkan masuk jalur pantura, asal memakai 4 As. "Jangan malah memakai 2 As, itu sama saja merusak masa usia jalan," tambah Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Rilis
Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Whats New
Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Whats New
BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

Whats New
Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Earn Smart
Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Whats New
Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Whats New
Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Rilis
Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Whats New
Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Whats New
 Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Spend Smart
Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Whats New
Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Whats New
Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.