Kompas.com - 24/07/2013, 11:17 WIB
|
EditorErlangga Djumena
PANGKALAN KERINCI, KOMPAS.com - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) beserta perusahaan lain yang terafiliasi, berharap bisa bekerja sama dengan berbagai NGO atau lembaga swadaya secara lebih intensif terkait dengan isu permasalahan lingkungan.

Perwakilan keluarga Sukanto Tanoto, Andersen Tanoto mengatakan masalah lingkungan yang terjadi harus diselesaikan. Pihaknya berharap agar NGO memahami berbagai kesulitan yang dihadapi perusahaan.

"Kami ingin agar NGO juga mengerti kesulitan yang kami hadapi, sehingga ada solusi yang bisa kami jalankan. Hal ini karena ada beberapa NGO yang hanya menuding, namun tidak membantu memberi jalan keluar," jelasnya Selasa malam (23/7/2013).

Menurutnya, perseroan sangat terbuka untuk bekerja sama dengan NGO. Hingga saat ini sudah ada beberapa organisasi yang digandeng dalam rangka pelestarian lingkungan di wilayah Riau. Namun demikian, perseroan juga tidak menutup mata bahwa ada NGO yang memiliki motif kepentingan perusahaan asing.

"Saat ini banyak NGO yang tidak sekarang yang tidak pure menyuarakan isu-isu lingkungan, karena mereka membawa kepentingan perusahaan di luar, dan sebagainya. Kita bukannya tak mau berinteraksi dengan mereka," jelasnya.

Hingga saat ini, RAPP, PT Asian Agri dan perusahaan yang masih terafiliasi menerapkan kebijakan no burn"\ atau tidak boleh membakar pohon untuk pembukaan lahan. Guna pembukaan lahan, perusahaan menggandeng berbagai mitra lokal, yang rata-rata adalah usaha kecil dan menengah (UKM).

"Saat saya terbang dari Mandau (Riau) dan melintasi area lahan perusahaan, saya melihat ada asap. Lantas, saya langsung menelpon unit damkar perusahaan untuk segera mematikan api yang ada. Kami menerapkan kebijakan no burn," jelasnya.

Selain itu, perseroan juga memanfaatkan limbah pabrik untuk digunakan keperluan lain, di antaranya adalah untuk pembangkit listrik tenaga biomassa. Selain untuk keperluan perusahaan, listrik yang dihasilkan juga dialirkan untuk memasok kebutuhan listrik masyarakat di Kabupaten Pangkalan Kerinci.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.