Angkutan Lebaran, ASDP Siapkan 28 Kapal

Kompas.com - 25/07/2013, 15:07 WIB
Feri dari Pelabuhan Merak, Banten, mengangkut mobil memasuki Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Rabu (10/8/2011). Pemerintah berencana membangun Jembatan Selat Sunda untuk menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATFeri dari Pelabuhan Merak, Banten, mengangkut mobil memasuki Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Rabu (10/8/2011). Pemerintah berencana membangun Jembatan Selat Sunda untuk menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT ASDP Indonesia Ferry Persero akan menyiapkan angkutan lebaran, khususnya untuk menyeberangkan penumpang di lintasan Merak-Bakauheni. Pihaknya menyiapkan 28 kapal untuk angkutan lebaran tersebut.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Danang S Baskoro mengatakan, kapal yang dioperasikan tersebut merupakan kapal handal yang dimiliki perseroan. Kondisi kapal ini masih bagus apalagi jika dilihat dari satu bulan terakhir masa operasionalnya.

Dari sisi kesiapan infrastruktur pelabuhan, seluruh dermaga di pelabuhan siap menampung kendaraan dengan kapasitas maksimal. Kami menyiapkan 28 kapal di penyeberangan Merak-Bakauheni itu," kata Danang dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (25/7/2013).

Danang menambahkan, pihaknya juga menyiapkan sarana prasarana pendukung lainnya seperti posko keamanan, pusat informasi dan keluhan, ruang kesehatan, ruang ibu menyusui dan lain sebagainya.

Pihaknya juga menyediakan tenda sepanjang 600 meter khusus untuk pengendara sepeda motor dalam mengantisipasi terjadinya hujan. Dari tahun ke tahun, kendaraan roda dua mendapat perhatian lebih banyak karena jumlahnya terus bertambah dan juga perilaku para pengendara roda dua cenderung lebih sulit ditangani. Hal ini mungkin karena mereka kelelahan karena perjalanan jauh dengan beban yang berat dan ingin cepat sampai di tujuan.

“Kami melihat ini sebagai tantangan karena mereka adalah saudara-saudara kita yang harus diakomodir kebutuhannya," tambahnya.

Pihak ASDP Indonesia Ferry juga merencanakan pola angkutan massal di angkutan lebaran khususnya bagi kendaraan roda dua akan mendapat tarif lebih murah bila mau menyeberang pada pagi hari hingga siang hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun rencana ini belum terealisasi pada tahun ini dikarenakan wewenang tarif bukan di ASDP,” jelas Danang.

Danang optimis strategi tersebut bisa menjadi salah satu alternatif solusi terjadinya penumpukan kendaraan. Karena berdasarkan hasil evaluasi dari tahun ke tahun, pengendara kendaraan roda dua sampai di pelabuhan pada malam hari hampir secara bersamaan yang mengakibatkan terjadinya penumpukan. Sementara di pagi hingga siang hari pelabuhan sangat lengang.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X