Kompas.com - 26/07/2013, 19:39 WIB
Blue Bird menggunakan teknologi Taxi Taxi Mobile Reservation (TMR)untuk pemesanan taksi di gerai 7-Eleven. Josephus PrimusBlue Bird menggunakan teknologi Taxi Taxi Mobile Reservation (TMR)untuk pemesanan taksi di gerai 7-Eleven.
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
Operator taksi Blue Bird berencana menggelar initial public offering (IPO) senilai 600 juta dollar AS. Sumber Bloomberg menyebutkan, perusahaan yang berbasis di Jakarta itu dimungkinkan menggelar IPO pada kuartal keempat tahun ini.

Sementara itu, sumber itu bilang, target penggalangan dana melalui IPO tersebut bisa diperluas menjadi 800 juta dollar AS. Dengan nilai IPO mencapai 600 juta dollar AS, maka nilai ini akan menjadi yang terbesar di Indonesia, sejak PT Indofood CBP, produsen makanan melakukan IPO senilai 696 juta dollar AS pada Oktober 2010 lalu.

Credit Suisse Group AG, Rothschild serta UBS AG disebut-sebut sebagai pengatur proses IPO tersebut.

Sementara itu, Juru bicara Blue Bird Teguh Wijayanto tidak menjawab panggilan telepon Bloomberguntuk meminta komentarnya.

Sebelumnya, bulan November 2012 lalu, Teguh Wijayanto mengatakan, Blue Bird bisa menjual 20 persen menjadi 40 persen saham melalui IPO tahun ini, tanpa menentukan target hasil penjualan tersebut. (Asnil Bambani Amri)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X