Kompas.com - 30/07/2013, 11:17 WIB
Ilustrasi Merek SHUTTERSTOCKIlustrasi Merek
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Gara-gara merek Habitat, dua perusahaan asing saling berseteru di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Safehouse Habitat (Scotland) Limited menggugat pembatalan merek Habitat milik Hot Hed International, S.A. Panama.

Safehouse tidak terima atas pendaftaran merek Habitat di bawah IDM 000335887 milik Hot Hed. "Merek tersebut memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek Safehouse Habitats milik klien kami," kata kuasa hukum Safehouse, Marta Sari, Senin (29/7/2013).

Marta mengklaim selaku pemilik dan pemegang satu-satunya merek Safehouse Habitats di kelas 19 yakni berupa alat yang digunakan dalam industri minyak dalam bentuk bukan mesin, tapi bisa ditiup atau dapat digelembungkan dalam bentuk panel–panel yang digunakan di dalam air atau lingkungan yang sulit.

Safehouse juga menegaskan merek Safehouse Habitats merupakan merek terkenal dengan jangkauan nasional, regional, dan internasional. Mereka mengklaim merek ini menghasilkan produk terkenal karena telah dipromosikan dan diproduksi secara berkesinambungan serta terdaftar di manca negara. Nama Safehouse Habitats juga merupakan kepanjangan dari nama badan usaha penggugat, yaitu Safehouse Habitat (Scotland) Limited.

Safehouse menuding pendaftaran merek Habitat oleh Hot Hed didasari itikad tidak baik. Tujuannya untuk mendompleng ketenaran merek Safehouse Habitats yang telah terdaftar dan diakui dalam dunia international.

Selain itu, Safehouse juga menilai pendaftaran merek Habitat bertentangan dengan ketertiban umum. Berdasarkan Putusan Pengadilan Texas, tanggal 18 November 2010 yang memutuskan istilah Habitat tidak bisa berfungsi sebagai trade mark.

Sementara kuasa hukum Hot Hed Donald Halasan Siahaan, masih enggan untuk berkomentar banyak. "Nanti kami sampaikan semuanya saat agenda jawaban," ujarnya.

Rencananya sidang lanjutan sengketa merek Habitat ini digelar pada Selasa (30/7/2013). (Wuwun Nafsiah)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.