Kompas.com - 30/07/2013, 17:03 WIB
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Laba bersih PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada semester I-2013 melompat 15.305 persen menjadi Rp 4,77 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 31 miliar.

Dalam laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia Selasa (30/7/2013), diketahui bahwa meroketnya laba bersih BUMN kelistrikan ini lantaran perseroan tak lagi mencatatkan kerugian translasi kurs. Setahun sebelumnya, PLN menderita rugi kurs hingga Rp 6,74 triliun, dan pada semester I-2013 perseroan justru mencatatkan keuntungan kurs Rp 909,45 miliar.

Penjualan listrik yang dicatat perseroan sepanjang 6 bulan pertama 2013 mencapai Rp 71,6 triliun. Jumlah naik 15,15 persen dari semestar I-2012 sebesar Rp 62,18 triliun.

Sementara itu,jumlah subsidi yang diterima dari pemerintah pada akhir Juni mencapai Rp 43,8 triliun, atau turun 8,9 triliun dari setahun sebelumnya Rp 48,08 triliun. Dengan demikian, total pendapatan perseroan mencapai Rp 116,73 triliun pada semester I-2013, naik 4,8 persen year on year.

Di sisi lain, seiring dengan naiknya kewajiban perseroan, PLN juga mencatatkan kenaikan beban bunga yang harus dibayar. Pada semester I-2013, biaya dana yang harus dibayar BUMN kelistrikan ini mencapai Rp 13,74 triliun, naik dari semester I-2012, Rp 11,46 triliun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X