Kompas.com - 31/07/2013, 13:23 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyatakan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) mencukupi untuk menghadapi masa mudik dan Lebaran.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik menyatakan hal itu saat melakukan kunjungan ke terminal BBM di Plumpang, Jakarta Utara, Rabu (31/7/2013). Dia memperkirakan, konsumsi BBM naik 14 persen, dari rata-rata harian normal 80.926 kilo liter (KL) menjadi 91.830 KL.

Untuk avtur naik sebesar 8,6 persen dari rata-rata harian normal 10.619 KL menjadi 11.536 KL, dan elpiji naik 6,6 persen menjadi 18.781 metrik ton (MT) dari rata-rata hari biasa 17.612 MT.

Adapun bahan bakar minyak solar turun 4,9 persen pemakaiannya dari rata-rata harian normal 40.626 KL menjadi 38.628 KL. "Solar turun karena industri pabrik-pabrik pada libur, jadi tidak ada aktifitas truk," terang Jero Wacik.

Sementara itu, Pertamina terus menjaga stok BBM dan elpiji dalam kondisi aman. Selama arus mudik dan balik Idul Fitri, titik aman rata-rata stok premium 17,45 hari, minyak solar 21,27 hari, avtur 27,63 hari; Pertamax 40,89 hari; Pertamax plus 37,62 hari dan elpiji 14,6 hari.

Adapun untuk puncak arus mudik, diperkirakan terjadi pada H-5 dengan konsumsi premiun 107.277 KL, atau meningkat 33 persen dari rata-rata konsumsi normal. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H 4, dengan konsumsi premium 105.502 KL, atau meningkat 30 persen dari rata-raa konsumsi normal.

Untuk konsumsi minyak solar, turun menjadi 38.628 KL per harinya. Dengan kata lain menurun lima persen dari rata-rata konsumsi normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.