Mudik Gratis Marak, Jumlah Pemudik di Terminal Menurun

Kompas.com - 05/08/2013, 15:47 WIB
Ilustrasi terminal penumpang sepi K23-11Ilustrasi terminal penumpang sepi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Maraknya perusahaan dan instansi pemerintahan mengadakan mudik gratis membuat pemudik yang menggunakan angkutan umum untuk mudik ke berbagai daerah menurun 10 sampai 20 persen.

Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Terminal DKI Jakarta Renny Dwi Astuti menerangkan jumlah penumpang di sejumlah terminal mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Dia mengatakan, penurunan jumlah penumpang yang hendak mudik ini karena banyaknya program mudik gratis.

"Kan banyak program mudik gratis dari parpol, swasta, beberapa instansi juga. Itu cukup mengurangi jumlah penumpang," ujarnya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Senin (5/8/2013).

Untuk melayani pemudik, pihaknya telah menyiapkan empat terminal utama dan enam terminal pembantu. Terminal yang jumlah penumpangnya signifikan adalah Terminal Pulo Gadung dan Kampung Rambutan.

Sementara itu, Kepala Terminal Kampung Rambutan Basuki mengatakan, hingga saat ini jumlah pemudik yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan adalah 212.000 orang. Menurutnya, jumlah itu sudah terserap sekitar 50 persen dari mudik gratis.

"Sampai sekarang sudah 212.000 pemudik, tetapi yang terserap pada mudik bareng sekitar 100.000 penumpang, jadi 50 persen berkurang," terangnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X