Kompas.com - 14/08/2013, 11:22 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Pengendalian Komersial SKK Migas, Widyawan Prawiratmaja membantah mengenal Kernel Oil, perusahaan migas asing yang diduga melakukan penyuapan kepada Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini senilai US$ 400.000.

Menurut Widyawan, SKK Migas tidak memiliki ikatan kerja sama dengan Kernel Oil. Alasannya, perusahaan itu bukan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas. “Yang saya tahu Kernel Oil hanya oil trader. Saya tidak tahu pasti sepak terjang mereka di Indonesia,” tegas Widyawan.  

Dia menambahkan, peristiwa penangkapan Rudi Rubiandini oleh KPK Rabu dinihari tadi (14/8/2013), juga tidak akan mempengaruhi operasional institusi tersebut.

Menurut Widyawan, operasional SKK Migas akan tetap berjalan seperti biasa. “Ini masalah institusi bukan orang per orang. Proses hukum harus dilakukan, tetapi operasional juga harus berjalan,” katanya. (Dikky Setiawan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kontan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.