Kemendag: Harga Daging Sapi Masih Turun "Malu-malu"

Kompas.com - 18/08/2013, 12:20 WIB
Harga daging sapi lokal di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara turun sebesar Rp 5000. KOMPAS.COM / DIAN FATHHarga daging sapi lokal di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara turun sebesar Rp 5000.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di wilayah Jabodetabek berangsur turun sepekan setelah Lebaran. Penurunan harga didukung masuknya 8.990 sapi siap potong, meskipun baru separuhnya lebih yang terpotong.

"Dari 25.000 ekor sapi siap potong yang sudah masuk ada 8.990 ekor. Memang baru sekitar 5.000 ekor yang dipotong karena RPH masih libur Lebaran," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Srie Agustina, di Jakarta, Minggu (18/8/2013).

Menurut Srie, impor tersebut efektif menurunkan harga daging sapi. "Makanya ini (dengan impor), barangkali bisa di bawah Rp 80.000 per kilogram. Sekarang ini kelihatan kan, dia sudah bergerak turun tapi malu-malu," ungkapnya.

Ditemui di sela-sela Kirab Atlet Wolrd Championship 2013, di bilangan Thamrin, Srie menuturkan harga daging sapi di Jakarta sendiri sudah berada di kisaran Rp 80.000 hingga Rp 85.000.

Namun, seperti di Pasar Senen, dan Blok A, Kebayoran Lama, memang masih menyentuh Rp 90.000 per kilogram, bahkan lebih. "Tapi tidak ada yang sampai Rp 100.000," lanjut dia.

Di pasar tradisional di daerah Parung serta Cengkareng, harga daging sapi sudah di angka Rp 80.000 per kilogram. Srie menjelaskan, masih tingginya harga di sejumlah titik lantaran sejumlah feed lotter (penggemukan sapi) dan RPH baru beroperasi pada Senin (19/8/2013).

"Kaya di Cipete, dia ada jaringan lokal dan feed lotter. Tapi sapi impor siap potong ini kan ada yang masuknya baru nanti tanggal 19," ungkap Srie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek Daftar Pinjol Legal 2022 Terbaru, Jumlahnya Jadi 102

Cek Daftar Pinjol Legal 2022 Terbaru, Jumlahnya Jadi 102

Whats New
Tekan Harga Minyak Goreng Jadi Rp 14.000, Bulog Diminta Cadangkan Pasokan

Tekan Harga Minyak Goreng Jadi Rp 14.000, Bulog Diminta Cadangkan Pasokan

Whats New
Dilema Negara Hadapi Ketidakpastian Global, Kendalikan Inflasi atau Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Dilema Negara Hadapi Ketidakpastian Global, Kendalikan Inflasi atau Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Whats New
BPJT: MLFF Diterapkan Bertahap di Beberapa Ruas Tol Akhir 2022

BPJT: MLFF Diterapkan Bertahap di Beberapa Ruas Tol Akhir 2022

Whats New
Video Viral Denda Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Rp 30 Juta, Ini Solusi dan Syarat untuk Meringankan Peserta

Video Viral Denda Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Rp 30 Juta, Ini Solusi dan Syarat untuk Meringankan Peserta

Whats New
Sektor Teknologi Masih Tertekan, Bagaimana Prospek Saham GOTO dan BUKA?

Sektor Teknologi Masih Tertekan, Bagaimana Prospek Saham GOTO dan BUKA?

Earn Smart
Alasan Ekspor Minyak Goreng Dicabut: Harganya Sudah Turun Jadi Rp 17.200

Alasan Ekspor Minyak Goreng Dicabut: Harganya Sudah Turun Jadi Rp 17.200

Whats New
Rupiah dan IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Menguat pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Whats New
Lanjutkan Skema Pembayaran Prioritas, Nasabah Wanaartha Life Belum Puas

Lanjutkan Skema Pembayaran Prioritas, Nasabah Wanaartha Life Belum Puas

Whats New
Sri Mulyani Sebut RI Waspada Potensi Stagflasi, Apa Dampaknya ke Ekonomi?

Sri Mulyani Sebut RI Waspada Potensi Stagflasi, Apa Dampaknya ke Ekonomi?

Whats New
Dukung Net Zero Emission, PT SMI Gunakan Mobil Listrik

Dukung Net Zero Emission, PT SMI Gunakan Mobil Listrik

Rilis
Pemerintah Sebaiknya Pastikan Waktu Pembayaran Kompensasi ke Pertamina

Pemerintah Sebaiknya Pastikan Waktu Pembayaran Kompensasi ke Pertamina

Whats New
3.463 Unit Rumah Telah Selesai Dibangun dan Dihuni Korban Bencana di Sulawesi Tengah

3.463 Unit Rumah Telah Selesai Dibangun dan Dihuni Korban Bencana di Sulawesi Tengah

Rilis
Larangan Ekspor CPO Dicabut, Pemerintah Kembali Berlakukan Aturan DMO dan DPO

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Pemerintah Kembali Berlakukan Aturan DMO dan DPO

Whats New
NIK Bakal Jadi NPWP Mulai Tahun Depan

NIK Bakal Jadi NPWP Mulai Tahun Depan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.