Kompas.com - 20/08/2013, 17:20 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah masih dapat dikendalikan. Ia menilai posisi Rp 10.500 per dollar AS masih terbilang wajar.

"Kalau stay di Rp 10.500, saya kira tidak apa-apa, masih manageable," kata Hidayat di Jakarta, Selasa (20/8/2013).

Hidayat menyatakan dirinya tak mau berspekulasi untuk melepas atau membeli dollar AS. Ia mengatakan tidak apa-apa bila rupiah tetap bertahan pada posisi Rp 10.500 per dollar AS.

Hidayat pun mengungkapkan, menurut pakar ekonomi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rupiah akan kembali ke posisi normal. Hidayat yakin pelemahan nilai tukar rupiah ini tidak berlangsung lama dan pada bulan Oktober mendatang rupiah telah kembali ke level normalnya, yakni mencapai Rp 9.800 per dollar AS.

Efek melemahnya rupiah, menurut Hidayat, berdampak pada pasar keuangan. BI menurutnya akan melakukan intervensi dan mau tidak mau menaikkan suku bunga acuan. "Pelemahan rupiah akan menjadikan inflasi tinggi, sehingga stabilitas rupiah menjadi penting. Fluktuasi menimbulkan ketidakpastian," tegas Hidayat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X