Jumat, Pemerintah Keluarkan Paket Kebijakan Hadapi Gejolak Rupiah dan Saham

Kompas.com - 21/08/2013, 20:59 WIB
Muhammad Chatib Basri KOMPAS/PRIYOMBODOMuhammad Chatib Basri
|
EditorHeru Margianto
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah akan segera mengeluarkan paket kebijakan khusus untuk mengantisipasi pelemahan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi akhir-akhir ini. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, saat ini pemerintah sedang memfinalisasi soal kebijakan yang akan dirilis.

"Nanti hari Jumat (23/8/2013) akan dikeluarkan dalam bentuk paket kebijakan. Kenapa dalam bentuk paket, supaya sifatnya tidak parsial. Kalau parsial itu yang kita hadapi bulanan, dalam situasi ekonomi yang biasa," kata Chatib saat ditemui di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jakarta, Rabu (21/8/2013).

Menanggapi pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono siang tadi, Chatib menyampaikan, kebijakan yang akan dikeluarkan ini merupakan respons pidato tersebut. Sebab, Chatib ingat pesan Presiden, perekonomian Indonesia memang sedang berhadapan dengan perekonomian dunia yang tidak bersahabat.

Di sisi lain, Presiden juga mengingatkan, perekonomian Indonesia pada tahun ini juga menghadapi situasi yang berat. Ekonomi Indonesia dihantui rencana kebijakan stimulus fiskal Amerika Serikat (AS) yang akan dilakukan September ini.

"Tetapi, faktor ini (stimulus fiskal AS) dikombinasikan juga dengan (faktor) domestik, kekhawatiran terhadap ekonomi kita dan kita juga harus melihat ada soal-soal yang harus diselesaikan di ekonomi domestik. Apa itu? Ya soal defisit neraca pembayaran," jelasnya.

Pemerintah menargetkan posisi defisit neraca pembayaran ini akan bisa sedikit membaik menjadi 2,7 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) di kuartal III-2013.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Whats New
Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Rilis
Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Whats New
Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Whats New
Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Whats New
Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

Rilis
IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

Whats New
Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Whats New
Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Whats New
Mau Jadi Pemenang Lelang di Lelang.go.id? Ini Tips Kemenkeu

Mau Jadi Pemenang Lelang di Lelang.go.id? Ini Tips Kemenkeu

Spend Smart
Minat Work From Bali? Ini 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan

Minat Work From Bali? Ini 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan

Whats New
Buktikan Kepedulian akan Pasien Covid-19, “Pengusaha Peduli NKRI” Gelar Donor Plasma Konvalesen

Buktikan Kepedulian akan Pasien Covid-19, “Pengusaha Peduli NKRI” Gelar Donor Plasma Konvalesen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X