OJK Dinilai Lebih Urusi Perbankan

Kompas.com - 21/08/2013, 22:58 WIB
Otoritas Jasa Keuangan KONTANOtoritas Jasa Keuangan
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai lebih mengurus sektor perbankan, sedangkan sektor pasar modal kurang diperhatikan.

"OJK harus memperhatikan pasar modal Indonesia. Perhatian OJK akan meningkatkan jumlah investasi pasar modal," kata Chief Economist & Director for Investor Relation PT Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat di Jakarta, Rabu (21/8/2013).

Budi menyatakan, investasi dalam bentuk apapun harus dilakukan, jangan hanya terus-menerus mengarahkan ke perbankan. Jumlah investor yang banyak menurut Budi tentu akan memajukan pasar modal Indonesia.

Budi pun yakin bahwa jika OJK menaruh perhatian yang besar terhadap pasar modal akan mendorong perusahaan untuk melakukan penawaran IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI).

OJK, kata Budi, selama ini terkesan mengesampingkan kebijakan-kebijakan terkait pasar modal. Sementara kebijakan-kebijakan perbankan didahulukan padahal seharusnya ekonomi Indonesia harus diarahkan pada investasi, bukan lagi pada menabung.

"Kebijakan-kebijakan dan edukasi-edukasi terkait pasar modal seharusnya lebih digemingkan agar masyarakat mengerti. Jangan hanya perbankan," ungkap Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X