Dahlan: "Buyback" Surat Utang, BUMN Tak Jalan Sendiri

Kompas.com - 23/08/2013, 02:37 WIB
KOMPAS/PRIYOMBODO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.
JAKARTA, KOMPAS.com — Berbagai BUMN akan diterjunkan dalam upaya memperkuat indeks saham di pasar modal dan stabilisasi rupiah, termasuk dengan melakukan buyback obligasi negara. Aksi badan usaha milik negara di pasar keuangan dinyatakan tetap akan dilakukan di bawah koordinasi pemerintah.

"BUMN tidak akan jalan sendiri. BUMN akan berada dalam koordinasi kebijakan pemerintah secara makro. Kami ikut kesepakatan di antara teman-teman di tim ini (FKSSK). Apa pun yang dilakukan BUMN dalam koordinasi bersama," papar Menteri BUMN Dahlan Iskan di Jakarta, Kamis (22/8/2013).

Kementerian BUMN telah merencanakan sejumlah langkah seperti buyback surat utang negara dan mengelola dana pensiun BUMN. Dalam pengelolaan dana pensiun, misalnya, Dahlan mengatakan BUMN tetap akan mengusahakan jangan sampai ada dana pensiun tiba-tiba cut lost terhadap sahamnya alias dijual dengan harga merugi. "Toh nanti ujung-ujungnya yang bertanggung jawab adalah pendirinya, masing-masing BUMN," kata Dahlan.

Demikian pula dengan pemenuhan kebutuhan dollar Amerika Serikat di BUMN, Dahlan menegaskan, harus tetap dilakukan di bawah koordinasi. Sejumlah BUMN selalu membutuhkan dollar AS dalam jumlah besar dalam operasionalnya. Salah satu BUMN pengguna dollar terbesar itu adalah Pertamina, untuk kebutuhan impor beberapa produk bahan bakar olahan.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorPalupi Annisa Auliani
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X